Kalimantan Timur
Perpustakaan Sekolah Mendukung Smart City

Aswin (tengah) bersama perwakilan SKK Migas dan TEPI serta peserta Diklat Pengenalan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. (masdiansyah/humasprov kaltim)

 

Perpustakaan Sekolah Mendukung Smart City

 

SAMARINDA – Sekolah wajib memiliki pelayanan perpustakaan yang baik terutama dalam mendukung terwujudnya smart city (kota cerdas) bahkan smart provincy (provinsi cerdas). Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim HM Aswin usai membuka Diklat Pengenalan Pengelolaan Perpustakaan Sekolah di Aula DPK Kaltim, Selasa (14/11).

 

Menurut dia, sekolah dalam memberikan pelayanan perpustakaan selain menyediakan koleksi buku-buku kertas juga buku-buku digital yang bisa diakses melalui smart phone. “Pengelola perpustakaan yang terampil mampu mengelola perpustakaan sekolahnya dengan baik yang bisa menciptakan smart school (sekolah cerdas) bagi anak didiknya,” katanya.

 

Karenanya, pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi pengelola perpustakaan sekolah ini sangat penting diselenggarakan dan diikuti para pengelola perpustakaan sekolah. Terlebih lagi lanjutnya, kegiatan diklat yang selama ini dilaksanakan pemerintah juga didukung pihak swasta melalui kegiatan atau program corporate social responsibility (CSR).

 

Seperti diklat kerjasama pemerintah (DPK) bersama Total E & P Indonesie (TEPI) dan SKK Migas untuk lima kecamatan wilayah kerja di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). “Kegiatan pelatihan bagi pengelola perpustakaan sekolah sangat penting dalam mendukung pelayanan perpustakaan yang prima di sekolah-sekolah,” harap Aswin.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar Hifsi G Fachradas menyebutkan peserta diklat terdiri pengelola perpustakaan sekolah dari jenjang SD hingga SMA. “Peserta diklat sudah dipilih TEPI sesuai wilayah kerjanya dan kali ini berasal dari sekolah di lima kecamatan di Kukar dengan jumlah 32 orang,” sebut Hifsi.

 

Diklat dilaksanakan pola 32 jam latihan selama dua hari (14-15 November) diikuti 32 peserta dari Kecamatan Muara Jawa, Samboja, Anggana, Sanga-Sanga dan Muara Badak. Hadir perwakilan manajemen PT TEPI Wazirul Luthfi dan SKK Migas Kalsul Handel Maratua serta Kepala UPT Layanan Kependidikan 5 wilayah kecamatan Basri dan Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca Sumindar. (yans/sul/ri/humasprov) 

 

Berita Terkait