Kalimantan Timur
PKKMB Faperta Unmul Rusmadi : Pertanian Andalan Masa Depan Kaltim

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Dr H Rusmadi dan Dekan Faperta Unmul Dr Ir H Rusdiansyah, bersama mahasiswa baru Faperta Unmul.(seno/humasprov)

 

PKKMB Faperta Unmul Rusmadi : Pertanian Andalan Masa Depan Kaltim 

 

SAMARINDA - Sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi fokus pembangunan  Pemprov Kaltim. Potensi sektor ini masih sangat terbuka mengingat lahan yang  sangat luas untuk dapat dimanfaatkan.  Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Dr H Rusmadi mengatakan Provinsi Kaltim bertekad untuk memenuhi ketersediaan pangan di seleuruh wilayah Kaltim dengan terus melakukan  pengembangan areal persawahan.   

 

Dikatakan, target pencapaian swasembada beras di Kaltim hingga kini belum bisa terpenuhi karena beberapa faktor seperti semakin berkurangnya areal persawahan karena berubah menjadi lahan perkebunan sawit maupun menjadi lahan tambang. 

 

Walaupun demikian, lanjut Rusmadi pembangunan sektor pertanian akan terus dipacu dan terus dibenahi dengan pembangunan infrastruktur pertanian seperti pembangunan irigasi, jalan menuju persawahan begitu juga dengan mekanisasi pertanian. 

 

"Ke depan  tantangan  yang dihadapi  tentu semakin berat. Karena itu, kita harus terus berbenah, menata dan mengelola lahan-lahan potensial untuk  pengembangan pertanian agar  tidak tertinggal dan terus mengalami ketergantungan dari daerah lain yang pertaniannya lebih maju," kata Rusmadi di hadapan 300 mahasiswa pada acara pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru (PKKMB) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Mulawarman (Unmul) yang digelar di Kampus Faperta Unmul, Selasa (29/8). Acara itu juga dihadari Dekan Faperta Unmul Dr Ir H Rusdiansyah, Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ujang Rachmad, serta panitia PKKMB Faperta Unmul. 

 

Terkait tantangan  sektor pertanian, Rusmadi meminta kepada mahasiswa dan mahasiswi Faperta Unmul, untuk belajar dengan giat, karena para mahasiswa yang diterima di Faperta Unmul ini adalah generasi-generasi yang sangat luar biasa. Tidak semua bisa masuk dan  diterima di Unmul. Karena itu hendaknya kesempatan luar biasa ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.  

 

"Mahasiswa  Faperta harus semangat dan tetap fokus dalam belajar dan mengikuti perkuliahan, sehingga ke depan sarjana dari Faperta Unmul ini   bisa menjadi motor penggerak pembangunan sektor pertanian dan pertanian  menjadi kekuatan bangsa ini. Tidak ada bangsa yang kuat kalau pertaniannya lemah, " tegas Rusmadi. (mar/sul/es/humasprov)  

 

Berita Terkait
Government Public Relation