Prof Dr H Masjaya (Akademisi)

Sebagai akademisi, saya  sangat setuju dengan penambahan nama tersebut. Apalagi, penambahan tersebut sebagai penghargaan kepada seorang tokoh Kerajaan Kutai di daerah ini.

Supaya generasi akan datang hingga skala internasional dapat mengerti dan mengenal sosok beliau. Apalagi bandara tersebut bukan hanya milik Balikpapan tetapi milik nasional dan seluruh masyarakat Kaltim. Saya pikir, kita harus tanamkan satu nama dan wajar, sehingga dapat dikenang di masa-masa akan datang.

Saya berharap dengan usulan tersebut masyarakat dapat mendukung. Karena, itu bagian dari bentuk ucapan terima kasih kepada tokoh berjasa yang membesarkan kerajaan sebagai cikal bakal di daerah ini.

Apalagi Kerajaan Kutai adalah kerajaan tertua di Indonesia. Jika kita tidak bisa menempatkan nama tersebut di setiap tempat yang biasa orang melihat, nama tersebut bisa hilang. Bahkan bandara di daerah lain juga menggunakan nama pejuang mereka dan itu adalah hal yang wajar.  

Berita Terkait
Government Public Relation