Kalimantan Timur
Program untuk Rakyat Harus Serius

Wagub Launching BPJS Kaltim

SAMARINDA - Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal menegaskan,  Kaltim sudah cukup siap melaksanakan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Wagub menilai program BPJS  akan sangat bermanfaat untuk rakyat khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.
"Kaltim sudah sangat siap. Bukan hanya program BPJS, tetapi program-program pembangunan yang lain.  Program pembangunan untuk  rakyat harus serius termasuk janji saat kampanye lalu harus dilaksanakan dengan baik," kata Mukmin Faisyal saat Peresmian BPJS dan Pembukaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Provinsi Kaltim, Selasa (31/12).
Program JKN berlaku per 1 Januari 2014. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun memastikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan menjalankan program tersebut.
"Dengan  peresmian BPJS dan pembukaan Program JKN, dengan dukungan segala perangkat maupun tenaga dokter maupun perawat membuktikan bahwa  Kaltim sudah siap melaksanakan program pro rakyat ini," tegasnya.
Selain itu, peserta  BPJS tidak hanya wajib bagi pekerja di sektor formal, namun juga pekerja informal. Pekerja informal juga wajib menjadi anggota BPJS Kesehatan. Para pekerja wajib mendaftarkan dirinya dan membayar iuran sesuai dengan tingkat manfaat yang diinginkan.
"Program  ini secara universal diharapkan bisa dimulai secara bertahap pada 2014 dan 2019. Seluruh warga  Kaltim diharapkan sudah memiliki jaminan kesehatan tersebut," ujarnya.  
Lanjut Mukmin, BPJS Kesehatan yang berlaku pada awal 2014 akan menjadi program jaminan sosial terbaik dan terbesar di Asia. Selain melakukan peresmian BPJS dan Pembukaan JKN,  Wagub Mukmin Faisyal juga meninjau langsung persiapan pelayanan BPJS di Puskesmas Wonorejo Cendana dan Rumah  Sakit Islam (RSI) Samarinda.    
Di Puskesnas Wonorejo Wagub Mukmin Faisyal didampinggi Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekprov Kaltim, H Bere Ali, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim dr Hj Rini Retno Sukesi,  Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi  Kaltim Icwansyah untuk mengikuti telewicara antara  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Kepala Puskesmas Wonorejo Samarinda drg Laila Apriliati.
Presiden SBY memberikan apresiasi  terkait kesiapan Kaltim melaksanakan program BPJS dan JKN mulai tahun ini. Dalam  telewicara yang disiarkan TVRI  tersebut, Kepala Puskesmas Wonorejo Samarinda drg Laila Apriliati menjelaskan kesiapan program BPJS. Presiden SBY nampak serius dan menanyakan secara detail persiapan pelayanan BPJS di Puskesmas Wonorejo.
"Pelayanan BPJS di sini tidak masalah pak. Siap dilaksanakan dengan dua dokter gigi, dua dokter umum, tiga  bidan, 23 PNS ditambah 12 tenaga honor," jelas drg Laila Apriliati menjawab pertanyaan presiden.
Presiden juga menanyakan masalah kesehatan apa yang banyak dikeluhkan masyarakat di kawasan  tersebut.
"Umumnya keluhan penyakit ispa, hipertensi, jantung koroner, kolestrol,  diabetes, hepatitis dan asam urat," sebut Laila.
"Wah,  lengkap benar ya penyakit di Samarinda," seloroh Presiden SBY.(sar/hmsprov).

///FOTO : Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim HM Mukmin Faisyal memegang mikropon melepas balon sebagai tanda dimulainya program BPJS di daerah ini.(fajar/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait