Kalimantan Timur
PT Persada Investama Tangani Sisi Udara BSB

Perjanjian Pokok Tentang Kerjasama Pembangunan BSB

JAKARTA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sangat optimis selangkah lagi Kaltim akan lebih maju, khususnya untuk urusan transportasi udara. Pasalnya,  Pemprov Kaltim telah melakukan penandatanganan perjanjian pokok kerjasama pembangunan fasilitas sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB) Sungai Siring dan pengelolaan dan pengoperasian BSB antara Pemprov Kaltim dengan PT Persada Investama.    
“Memorandum of Understanding (MoU) sudah kami lakukan beberapa waktu yang lalu. Sekarang, MoU sudah kita tindaklanjuti dengan penandatanganan pokok kerjasama tentang pembangunan fasilitas sisi udara BSB. Jadi, sisi udara BSB akan dilaksanakan PT Persada Investama,” kata Awang Faroek Ishak saat  penandatanganan perjanjian pokok kerjasama pembangunan fasilitas sisi udara dan pengelolaan serta pengoperasian BSB antara Pemprov Kaltim dengan PT Persada Investama di Jakarta, Sabtu (2/11).
Menurut gubernur, kerjasama pemerintah daerah dengan swasta  sangat tepat untuk mendukung program Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pelaksanaan MP3EI tentu saja membutuhkan dukungan  investor, baik swasta  maupun BUMN.  
Ada beberapa program MP3EI yang telah berjalan dan saat ini dilakukan dengan pola kerjasama antara Pemprov Kaltim dengan berbagai pihak, antara lain Pelabuhan Kariangau kerjasama dilakukan antara Perusda dengan PT Pelindo dan Bandara Sepinggan Balikpapan dengan PT Angkasa Pura.  
“Yang jelas pola ini akan terus kita kembangkan. Pembangunan infrastruktur diupayakan lebih baik hingga memberi dampak positif  terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.  
Kerjasama seperti yang dilakukan dengan pihak Persada Investama ini perlu terus dilakukan, sebab untuk kelancaran program pembangunan, pemerintah tidak mungkin hanya bergantung pada alokasi dana APBD dan APBN. Selain itu, juga diperlukan perencanaan yang baik di lingkup SKPD Pemprov Kaltim dengan pemerintah kabupaten dan kota.   
Sementara itu, Vice Chairman PT Persada Investama Fadjar Gunawan menegaskan, pihaknya siap melakukan pembangunan fasilitas sisi udara, sekaligus pengelolaannya nanti.  
“Peluang investasi di Kaltim sangat besar. Karena itu, kami sangat mendukung  dimulai dari pembangunan fasilitas sisi udara BSB," jelasnya.  
Sementara itu, Direktur Perusda Kaltim Sabri Ramdhany mengatakan groundbreaking sisi udara BSB diharapkan paling lambat tiga bulan dari penandatanganan pokok kerjasama dilakukan.    
“Biaya pembangunan fasilitas sisi udara BSB diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun. Sedangkan teknis pembangunan dikoordinasikan oleh Dinas Perhubungan Kaltim,” jelasnya.  
Pembangunan sisi udara BSB diperkirakan selesai dalam waktu dua tahun. Panjang landasan pacu yang akan dibangun mencapai 2.100 meter dengan lebar 60 meter. Selanjutnya panjang landasan pacu akan ditingkatkan hingga 2.500 meter agar  kelak dapat didarati pesawat berbadan lebar sekelas Boeing 737. (jay/hmsprov)

////FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dan President PT Persada Investama Paul Tanudibroto didampingi Vice Chairman PT Persada Investama Gunadi Gunawan (Batik Kuning) dan Direktur Perusda MBS Sabri Ramdhani (mengenakan jas abu-abu) saat serah terima berkas perjanjian pokok kerjasama pembangunan fasilitas sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB).(norjaya/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait