Kalimantan Timur
Rusmadi: Kabupaten/Kota Segera Bentuk TEPPA

Sosialisasi Aplikasi Online TEPPA ke Kabupaten/Kota

SAMARINDA–Dalam upaya meningkatkan realisasi penyerapan keuangan dan meminimalisir Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran), Pemprov Kaltim melakukan Sosialisasi Aplikasi Sistem Monitoring (Sismon) Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) yang berbasis website kepada kabupaten/kota se-Kaltim dan Kaltara.
Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi mengungkapkan Sismon TEPPA yang dikembangkan oleh TEPPA Kaltim merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan dari sistem manual menggunakan Microsoft Excell menjadi sistem online berbasis website. Dengan demikian, perkembangan TEPPA bisa diakses oleh pimpinan daerah maupun pimpinan SKPD.  
“Aplikasi online TEPPA ini sangat membantu SKPD dalam membuat laporan-laporan proyek, baik fisik maupun keuangan. Sehingga setiap tiga bulan sekali, progres proyek masing-masing SKPD dapat dilaporkan ke Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4)," kata Rusmadi.
Dikatakannya, aplikasi online memiliki manfaat lain. Yakni setiap kepala SKPD dapat mengetahui secara riil serta bisa memantau kondisi proyek di lapangan. Sebelumnya, kepala SKPD tidak mengetahui progres proyek tersebut.
Dengan TEPPA ini, mereka tahu apakah proyek sudah berjalan sesuai target atau belum. Sistem ini akan lebih efektif dan efisien. Untuk itu, sambung dia, Pemprov menawarkan kepada kabupaten/kota untuk menggunakan aplikasi tersebut.
Namun sebelumnya, setiap kabupaten/kota harus membentuk TEPPA yang berisikan orang-orang tangguh dari unsur Bappeda, Inspektorat Daerah, Bagian Keuangan dan Bagian Pembangunan Daerah.
“Tidak mudah memang. Namun dengan keinginan dan komitmen bersama untuk menyelenggarakan pembangunan dan pemerintahan yang baik, hal itu bisa terwujud. Pada awalnya kita harus membentuk tim tangguh dan siap 'berdarah-darah' dalam melaksanakan tugasnya untuk meningkatkan penyerapan anggaran,” kata Rusmadi.
Hal itu, menurut Rusmadi, sudah dibuktikan oleh Pemprov Kaltim. dengan adanya TEPPA, realisasi penyerapan anggaran keuangan Kaltim menunjukkan peningkatan yang baik.
Selain itu TEPPA bisa dijadikan sebagai instrumen untuk pengendalian dan pengawasan program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh setiap SKPD, dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan anti korupsi.
“Tindak lanjut dari pertemuan ini, kabupaten/kota perlu segera membentuk TEPPA. Pemprov siap memfasilitasi dengan aplikasi yang disiapkan serta tim teknis yang siap mendampingi,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, perwakilan kabupaten/kota yang hadir diantaranya Samarinda, Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, Kutai Barat, Bulungan, Paser dan Tana Tidung. Mereka  juga menandatangani komitmen bersama untuk menindaklanjuti hasil pertemuan dengan sesegera mungkin membentuk TEPPA di daerah dan menggunakan aplikasi online TEPPA. (her/hmsprov)

//Foto: Pelaksana Tugas Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi dalam pertemuan membahas TEPPA. (heru/humasprov kaltim).


 

Berita Terkait