Kalimantan Timur
Siap Promosikan Potensi Daerah ke Turki

Kunjungan Dubes RI Untuk Turki

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menegaskan bahwa Kaltim siap mempromosikan potensi daerah ke negara Turki. Potensi  yang akan dipasarkan terutama meliputi tanaman pangan, pertanian dan perkebunan, serta pendidikan. Kaltim mendapat tawaran kerjasama dari Pemerintah Turki, dalam bentuk kerjasama  perusahaan swasta maupun perusahaan daerah.

Kaltim sendiri, saat ini sesungguhnya sudah menjalin kerjasama pendidikan yakni dengan mengirimkan sebanyak 30 mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan S1 hingga S3 di universitas-universitas ternama Turki. Mereka dibantu melalui alokasi anggaran Beasiswa Kaltim Cemerlang. 

“Saya berharap kelanjutan kerjasama dengan Pemerintah Turki dapat terwujud. Apalagi, Pemerintah Turki akan menggelar even besar pada Mei nanti, yakni pameran pertanian dan promosi dagang. Kami berharap kegiatan tersebut dapat dipertimbangkan untuk diikuti, sehingga Kaltim juga bisa mempromosikan peluang investasi bagi para pengusaha di Turki,” kata Awang Faroek Ishak usai menerima kunjungan Dubes RI Untuk Turki di Samarinda, Rabu (26/2).

Jika melihat peluang investasi tentang pertanian, Pemerintah Turki sangat menginginkan potensi pertanian dan perkebunan yang mengarah pada produksi  komoditi nabati. Dengan potensi yang ada, Pemprov Kaltim berkeyakinan, pengusaha Turki akan mau berinvestasi ke Kaltim. Karena, potensi sektor perkebunan dan pertanian di Kaltim masih sangat terbuka, termasuk perkebunan kelapa sawit.

“Dari potensi yang ada, maka Turki bisa saja menerima produksi hasil perkebunan Kaltim yang digunakan untuk palm oil. Saya yakin ini sangat menjanjikan dan ekonomi petani sawit akan lebih baik ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Dubes RI Untuk Turki Nahari Agustini mengatakan peluang investasi di Kaltim sangat besar, terutama untuk produksi palm oil yang dihasilkan melalui sektor perkebunan sawit. Karena itu, wajar apabila Pemprov Kaltim melakukan promosi ke Turki tentang perdagangan tanaman pangan dan perkebunan. Bahkan perusahaan yang bergerak di bidang palm oil dari Turki akan membuka kantor perdagangan di Indonesia.

“Melihat potensi Kaltim, semoga saja mereka bisa membuka kantor dan berinvestasi di Kaltim," jelasnya. Kerja sama lain yang mungkin dilakukan adalah berhubungan dengan alat-alat berat, termasuk spare part atau suku cadang yang akan didatangkan dari Turki untuk kepentingan pembangunan di Kaltim.

“Yang jelas, untuk spare part di Turki tidak ada masalah, apabila Kaltim ingin bekerjasama untuk pembelian alat berat, Turki selalu siap. Meski demikian, kami di Kedutaan Besar Turki siap mempromosikan apa yang menjadi peluang investasi di Kaltim,” jelasnya

Hadir dalam pertemuan tersebut  Kepala Dinas Pariwisata Kaltim HM Aswin, Kepala BPPMD Kaltim Diddy Rusdiansyah dan Ketua Kadin Kaltim Fauzi Bahtar serta Karateker Kadin Kaltara Sayid Irwan. (jay/sul/hmsprov)

//Foto: PELUANG INVESTASI. Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyerahkan kenang-kenangan kepada Duta Besar RI Untuk Turki Nahari Agustini. (johan/humasprov kaltim).

Berita Terkait