Kalimantan Timur
Soal Isu Tambang, Saya Terima Mahasiswa

SAMARINDA - Isu hak asasi manusia menjadi tema utama aksi sekelompok mahasiswa yang melakukan aksi protes ke Kantor Gubernur, Senin (10/12/2019).

Lubang tambang dan 32 korban tenggelam menjadi sorotan lemahnya pengawasan pemerintah dan aparat kepolisian.

Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim H Hadi Mulyadi secara tegas menepis tuduhan mahasiswa bahwa pemerintah hanya sibuk membuat retorika pencitraan terkait penyelesaian masalah lubang tambang ini.

"Kami tidak ada kepentingan dengan perusahaan-perusahaan tambang itu. Kalau saya ingin melindungi tambang nakal, buat apa saya terima mahasiswa. Saya tegaskan, kami mau masalah-masalah ini diperbaiki tapi tetap harus dengan cara-cara yang benar," kata Hadi Mulyadi usai menerima perwakilan mahasiswa.

Sebagai langkah cepat untuk menangani permasalahan tambang tersebut, sekaligus untuk mengetahui kondisi riil pertambangan batu bara di Kaltim, Selasa tadi (11/12/2018) Wagub Hadi memanggil para instruktur tambang.

"Saya ingin penjelasan yang lengkap dan komprehensif agar kami dapat mengambil kebijakan yang tepat untuk perusahaan tambang dan perlindungan untuk masyarakat. Tidak boleh ada korban lagi," pungkas Hadi. (sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait