Kalimantan Timur
Stadion Palaran untuk Laga Pembuka Piala Gubernur

Stadion Palaran untuk Laga Pembuka Piala Gubernur

 

SAMARINDA - Stadion Utama Palaran Samarinda ditunjuk sebagai tempat berlangsungnya laga pembukaan Piala Gubernur Kaltim, Januari tahun depan. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi panitia turnamen sepakbola Piala Gubernur Kaltim di Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (12/11) yang dihadiri oleh Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Presiden Direktur PT Liga Indonesia Syahrir Taher.

Selain itu hadir pula Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya, Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim Yunus Nusi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Fachruddin Japrie dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kaltim serta jajaran Kepolisian dan TNI. 

Secara keseluruhan ada tiga stadion yang akan menjadi tempat penyelenggaraan Piala Gubernur yakni Stadion Utama Palaran dan Stadion Segiri Samarinda serta Stadion Aji Imbut Kutai Kartanegara.

"Laga pembukaan di Stadion Utama Kaltim Palaran. Lapangan ini bertaraf internasional yang kualitasnya tak perlu diragukan lagi. Lapangan ini akan ditinjau dulu. Kalau ada kerusakan, segera diperbaiki. Kami berharap acara ini berlangsung meriah," kata Gubernur Awang Faroek Ishak yang dalam kepanitiaan turnamen masuk dalam Steering Comittee atau Panitia Pengarah bersama Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto dan Presiden Klub Inter Milan Erick Thohir.

Piala Gubernur Kaltim akan diikuti 12 klub yang terdiri dari 11 tim ISL yakni Pusamania Borneo Football Club (PBFC), Persiba, Mitra Kukar, Sriwijaya FC, Barito Putera, Arema Malang, PSM Makassar, Persija Jakarta, Bali United, Persipura dan Pra Pon Kaltim.

"Tim asal Korea Selatan masih diusahakan untuk turut berpartisipasi dalam turnamen ini," ujar gubernur.

Juara pertama turnamen ini akan menerima hadiah sebesar Rp1,5 miliar, juara dua Rp1 miliar, juara tiga sebesar Rp 500 juta dan juara empat sebesar Rp 300 juta. Pemain terbaik sebesar Rp 150 juta, top skor sebesar Rp 100 juta dan tim fair play sebesar Rp 300 juta.

"Turnamen ini tanpa APBD, kita akan carikan sponsor. Untuk level platinum antara Rp3 miliar hingga Rp5 miliar, level gold sebesar Rp1 miliar, level silver Rp250 juta dan level bronze Rp 100 juta," kata Awang.  (rus/sul/hmsprov)

Berita Terkait