Kalimantan Timur
Stok Sembako di Kaltim Cukup

SAMARINDA – Walau  harga beberapa jenis  barang kebutuhan  di pasar-pasar tradisional Kaltim mengalami kenaikan, tetapi stok 12 jenis barang kebutuhan pokok tersedia hingga tiga bulan ke depan.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) Kaltim, H Mohammad Djailani, Rabu (17/7), terkait kebutuhan pokok masyarakat di daerah ini.
“Kenaikan harga di pasar tradisional memang terjadi karena banyaknya permintaan, terutama untuk jenis cabai, daging ayam dan daging sapi, bawang dan beberapa jenis barang lainnya. Tetapi untuk 12 jenis kebutuhan pokok di Kaltim stoknya terjamin,” tegasnya.
Didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, H Muhammad Yunus dijelaskan 12 jenis barang pokok yaitu beras Dolog dan non Dolog, gula pasir, minyak goreng, susu, mentega, tepung terigu, jagung pipilan, garam beryodium, telur, daging sapi, daging ayam dan minyak tanah.
`Stok beras non Dolog di kabupaten/kota untuk tiga bulan ke depan, yakni  115.284 ton, gula pasir 17.511 ton, minyak goreng 13.131 ton,  tepung terigu 12.807 ton  dan garam mencapai 2.670 ton.
“Stok ini akan terus ditambah setiap dua minggu sekali oleh sejumlah distributor  sehingga persediaan ini dijaga untuk tetap stabil. Jadi tidak ada penimbunan barang atau kelangkaan stok karena trasnportasi masih lancar,” ujarnya.
Stok terbanyak berada di Kota Samarinda, disusul Balikpapan, Kutai Kartanegara, Paser dan Tarakan. Stok barang paling sedikit berada di Kabupaten Bulungan, Malinau dan Tana Tidung.
“Ketersediaan stok ini tentu terkait juga dengan jumlah penduduk. Samarinda dan Balikpapan memiliki stok terbanyak karena jumlah penduduknya besar sementara  Bulungan, Malinau dan Tana Tidung penduduknya sedikit,” jelasnya.(yul/hmsprov).
 

Berita Terkait