Tjahjo Kumolo: ASN Terlibat Narkoba Langsung Pecat

Tjahjo Kumolo

SAMARINDA - Pemerintah sangat serius memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dampaknya telah merusak seluruh lini kehidupan  masyarakat. 

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan bangsa Indonesia saat ini terus berupaya mengatasi dampak negatif peredaran gelap narkoba. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran  para kepala daerah, baik gubernur maupun bupati/walikota termasuk peran aktif seluruh komponen masyarakat  dalam  pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. 

Dikatakan Tjahjo, pencegahan merupakan langkah yang efektif untuk membangun kesadaran setiap individu untuk tidak memulai menyalahgunakan narkoba dan ikut dalam jaringan peredaran gelap narkoba. "Sehingga sangat tepat apabila dikatakan mencegah itu lebih baik dari pada mengobati. Perlu upaya pencegahan yang dilakukan secara masif, berkesinambungan dan bersinergi dari kepala daerah dan lembaga terkait," kata Tjahjo Kumolo.

Bagi aparatur sipil negara (ASN) yang terlibat penyalahgunaan narkoba, Tjahjo menegaskan tidak ada ampun dan akan langsung dipecat.  Selaku abdi negara dan abdi masyarakat, ASN harus menjadi contoh dan teladan, bukan sebaliknya. "ASN yang terlibat narkoba pasti akan dipecat," tegas Tjahjo Kumolo saat memberi arahan pada pelantikan Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Ir Restuardy Daud yang dilaksanakan di Pendopo Lamin Etam, Sabtu (22/9). (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation