Kalimantan Timur
Toga dan Tomas Berperan Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Pemilih

SAMARINDA-Rendahnya partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) khususnya pemilihan kepala daerah (Pilkada) perlu perhatian dan peran semua pihak, terutama tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) dalam upaya menyadarkan masyarakat  untuk meggunakan hak pilih mereka.
“Perlu upaya penyadaran masyarakat agar menggunakan hak pilih mereka pada Pemilukada dan Pemilu nasional. Kita perlu antisipasi karena semakin tahun jumlah Golput (golongan putih) kian meningkat,” kata Asisten Pemerintahan Setprov Kaltim Aji Sayid Fatur Rahman saat mewakili Gubernur Kaltim pada Sosialisasi Pilgub Kaltim di Ruang Bina Bangsa Kesbangpol Kaltim, Kamis (2/5).
Menurut dia, peran para tokoh masyarakat, pemuka agama, tokoh pemuda, etnis, Ormas dan LSM  untuk bersinergi dengan  KPUD  memberikan pengetahuan dan penyadaran bagi pemilih pemula agar menggunakan hak pilihnya pada pesta demokrasi rakyat ini.
Sehingga diharapkan Pemilukada di Kaltim maupun kabupaten/kota serta Pemilu nasional (pemilihan legislatif dan pemilihan presiden) berjalan lancar dan damai dengan hasil maksimal hingga terpilih para pemimpin dan wakil rakyat berkualitas.
Selain sisi keamanan, kedamaian dan kelancaran pelaksanaan Pemilu, partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan demokrasi di tanah air.
“Harus kita akui peran besar yang dilakukan para tokoh masyarakat, pemuka agama, tokoh pemuda, etnis, Ormas dan LSM sebagai ujung tombak untuk menggerakkan dan menggugah masyarakat agar berpartisipasi dalam Pemilukada agar berjalan lancar dan aman serta lebih berkualitas,” harapnya.
Sementara itu Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Kaltim Ronny Ifransyah mengemukakan sosialisasi yang dilaksanakan bertujuan agar tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, Ormas, etnis dan LSM yang mendapat pengetahuan tentang Pemilu.
“Komponen masyarakat dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat lainnya tentang Pemilu agar lebih berkualitas. Khususnya mampu menggerakkan masyarakat ikut berpartisipasi dan menyalurkan aspirasi penuh terhadap pelaksanaan pesta demokrasi di daerah, sehingga mengurangi Golput yang kian meningkat jumlahnya,” ujar Ronny Afriansyah.
Sosialisasi diikuti 100 peserta dari tokoh masyarakat, agamawan, pemuda, tokoh etnis, pimpinan organisasi sosial kemasyarakatan dan LSM. Menghadirkan narasumber Ditjen Kesbangpol Kemendagri, Polda Kaltim serta KPU Kaltim. (yans/hmsprov).

////Foto : Sejumlah peserta mengikuti Sosialisasi Pilgub Kaltim.(masdiansyah/humasprov kaltim)


 

Berita Terkait