Kalimantan Timur
UMP Ditetapkan Rp2,5 Juta

 

UMP Ditetapkan Rp2,5 Juta

 

SAMARINDA – Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 561/K.713/2017, Upah Minimum Provinsi (UMP) Kaltim tahun  2018 ditetapkan sebesar Rp2.543.331,72 (Rp2,54 juta) atau terjadi kenaikan sekitar 8,71 persen dari tahun UMP tahun ini.

 

Keputusan gubernur tentang kenaikan UMP Kaltim 2018 itu diungkapkan Sekretaris Provinsi Kaltim Dr H Rusmadi pada konferensi pers di Samarinda, Selasa (31/10). Menurut dia, keputusan penetapan UMP ini mulai berlaku efektif dilaksanakan sejak 1 Januari 2018 hingga 31 Desember 2018.

 

“Pemerintah berharap perusahaan bisa menaati penetapan UMP ini dan mengimplementasikan demi kesejahteraan pekerja,” katanya. Selain itu, perusahaan yang telah memberikan upah lebih tinggi dari UMP yang ditetapkan maka dilarang mengurangi atau menurunkan upah tersebut. 

 

Rusmadi menjelaskan penetapan UMP untuk meningkatkan taraf hidup pekerja sebagai bagian dari upaya memajukan kesejahteraan masyarakat. Karenanya, perusahaan yang berkomitmen meningkatkan produksinya tentu wajib memperhatikan kesejahteraan pekerjanya melalui pemberian upah kerja yang layak.

 

Terhadap penetapan keputusan ini lanjutnya, pemerintah terus melakukan pengawasan dan evaluasi di lapangan khususnya ketaatan perusahaan atas kebijakan bersama ini. “Tentu ada sanksi bagi perusahaan yang mencoba menghindar atau tidak menaati keputusan penetapan UMP ini. Kita ada instansi teknis yang bertugas mengawasi dan melakukan evaluasi,” ungkap Rusmadi.

 

Sementara itu keputusan untuk upah minimum tingkat kabupaten dan kota (UMK) diberikan batas waktu penetapan hingga 21 November 2017. Sekprov Rusmadi mengakui UMP Kaltim terus mengalami kenaikan khususnya selama empat tahun terakhir sejak 2015 hingga 2018.

 

Yakni, tahun 2015 sebesar Rp2,02 juta atau naik sekitar Rp139.811 (7,41 persen) dan tahun 2016 sebesar Rp2,16 juta atau naik  Rp135.127 (6,67 persen), tahun 2017 sekitar Rp2,33 juta atau naik Rp178.303 (8,25 persen) dan tahun 2018 sebesar Rp2,54 juta atau naik 203.775,35 (8,71 persen). (yans/sul/ri/humasprov)

 

Berita Terkait