Kalimantan Timur
Ziarah ke TMP Hingga Komitmen untuk Jalan Tol

Peringati Hari Bhakti Pekerjaan Umum ke-69

 

 

SAMARINDA-Mengisi rangkaian peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum ke-69 tahun ini, jajaran Dinas Pekerjaan Umum Kaltim melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Samarinda. Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa merupakan agenda rutin yang dilakukan sehari sebelum puncak peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kaltim HM Taufik Fauzi yang memimpin ziarah Selasa (2/11) mengatakan, kegiatan semacam ini sangat penting dilakukan pegawai. Selain untuk memanjatkan doa kepada para pejuang pendahulu, momentum ini juga sangat baik untuk membangkitkan semangat para pegawai, seperti semangat perjuangan yang telah dicontohkan para pejuang pendahulu.

"Ziarah ini sangat baik untuk mengingatkan kita bahwa beliau-beliau ini mendahului kita dengan perjuangan penuh. Bukan hanya mengorbankan harta benda,  tetapi juga jiwa dan raga. Kita sebagai generasi penerus, juga harus berjuang terutama dalam hal pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan rakyat Kaltim," kata Taufik Fauzi, usai melakukan ziarah dan tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa, kemarin.

Taufik menjelaskan, Dinas Pekerjaan Umum merupakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bertugas membantu gubernur di bidang infrastruktur. Karena itu, menjadi tugas jajaran Dinas Pekerjaan Umum untuk menjawab tuntutan dan kebutuhan masyarakat terkait persoalan-persoalan infrastruktur.

Agar tidak menyimpang dari alur yang telah direncanakan, lanjut Taufik Fauzi, maka Dinas Pekerjaan Umum akan lebih fokus melaksanakan program sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2014 - 2018,  khususnya bidang pembangunan infrastruktur.

Prioritas pembangunan dalam RPJMD itu antara lain melanjutkan pembangunan hingga berfungsinya jalan tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,02 km, berfungsinya Jembatan Kembar Samarinda (Mahakam IV) dan pembangunan Trans Kalimantan, khususnya di Kaltim.

"Trans Kalimantan hingga 2018 memang tidak mungkin bisa tuntas seratus persen. Tetapi paling tidak ditargetkan 90 persen sudah bisa hitam (beraspal). Khususnya melewati daerah-daerah pedalaman dan perbatasan," kata Taufik.

Sedangkan prioritas pembangunan Trans Kalimantan wilayah selatan adalah penyelesaian Jembatan Pulau Balang. Pembangunan ini dilakukan dengan sharing anggaran provinsi dengan pemerintah pusat. Pemprov Kaltim sudah sudah membangun bentang pendek sepanjang 470 meter yang diprediksi rampung pada 2015. Sementara tanggung jawab pemerintah pusat meliputi bentang panjang 1.260 meter. Akses jalan pendekat menuju Jembatan Pulau Balang juga akan segera diselesaikan.

Untuk penyelesaian pembangunan jalan tol Samainda-Balikpapan, Taufik Fauzi mengungkapkan, pemerintah pusat akan membantu melalui loan (pinjaman) China dengan sharing APBN antara Rp1 triliun hingga Rp1,5 triliun.

"Semua persyaratan untuk memenuhi pengucuran loan China tersebut meliputi FS, DED, Amdal dan ijin masalah lahan, semua sudah diselesaikan. Termasuk regulasi perijinan untuk hutan lindung semua sudah disetujui Menteri Kehutanan. Persetujuan pemanfaatan lahan di Tahura Bukit Soeharto sepanjang 25 km pun sudah mendapat persetujuan DPR dan telah ditindaklanjuti oleh Menteri Kehutanan. Masalah lahan sudah tuntas sekitar 80-90 persen. Jadi sudah tidak ada masalah," ungkapnya.

Pemprov Kaltim sendiri telah menyiapkan alokasi Rp1,5 triliun dari APBD 2015. Kali ini, kolaborasi Pemprov Kaltim dan pusat dengan dukungan loan China akan menyelesaikan paket I dan V. Sepanjang 22 km akan menjadi beban provinsi dan 11,5 km menjadi beban APBN.

"Yang jelas, ada pintu masuk dan pintu keluar. Dari km 38 Samboja mengarah ke kawasan 0 kilometer di Batakan, tidak jauh dari Bandara Sepinggan. Penyelesaian paket selanjutnya ditawarkan ke Kabibet Kerja. Untuk itu, kami terus berkoordinasi dengan Kementerian PU dan BPJT, serta berusaha agar ada pihak ketiga yang membantu sehingga 99,02 km kelak benar-benar dapat diwujudkan," jelas Taufik.

Selain fokus pada penyelesaian prioritas infrastruktur jalan dan jembatan, Dinas Pekerjaan Umum lanjut Taufik Fauzi juga akan membangun rumah layak huni sebanyak 15.000 unit di 11 kabupaten/kota. Program sanitasi juga menjadi program prioritas lain bersama pelayanan air bersih.

"Untuk beberapa kota kita siapkan program pengendalian banjir. Khusus untuk Samarinda kami juga akan  membangun ring road agar dapat mengurai kemacetan di tengah kota Samarinda yang kian tak terbendung," pungkasnya.

Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa kemarin dihadiri ratusan pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kaltim dan Darma Wanita Unit Dinas Pekerjaan Umum Kaltim. (sul/hmsprov)

 

////Foto :  Kepala Dinas Pekerjaan Umum HM Taufik Fauzi melakukan tabur bunga di makam mantan Gubernur Kaltim HM Ardans. Pengorbanan dan perjuangan para pendahulu harus menjadi pemantik semangat generasi penerus. (samsul/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation