Data Kunjungan Wisata

DATA PERKEMBANGAN KUNJUNGAN PARIWISATA 2015

Saat ini sektor pariwisata merupakan salah satu sektor primadona dalam menghasilkandevisa negara. Selain itu juga diharapkan sebagai sektor yang padat karya yakni sektor yang banyak menyerap tenaga kerja, dan diharapkan berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.Tercatat bahwa museum Negeri Mulawarman yang merupakan salah satu obyek pariwisata yang menarik baik bagi wisatawan domestik maupun asing mengalami peningkatan pengunjung sepanjang tahun 2012-2014.

Pada tahun2014 jumlah pengunjung di museum ini kembali meningkat dibandingkan tahunsebelumnyayangjugamengalami peningkatan dibanding dengan tahun 2012.Pengunjung museum tahun 2014 sebanyak116.929orang,dan masih didominasi oleh pengunjung domestik.

Sektor kepariwisataan tidak terlepas dari dukungan sektor perhotelan. Sepanjang tahun 2014 tingkat penghunian kamar hotel berbintang sebesar 56,73 persen, menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 61,24 persen.

Jumlah wisatawan dalam negeri (wisnus) dan manca negara (wisman) adalah tolok ukur dari semakin diminatinyaKalimantanTimursebagai salah satu tujuan wisata.Tahun2014  jumlah wisatawan mencapai1.530.894orang, terdiri dari46.464orang wisman dan 1.484.430 orang wisnus.


DATA PERKEMBANGAN KUNJUNGAN PARIWISATA 2014

Saat ini sektor pariwisata merupakan salah satu sektor primadona dalam menghasilkan devisa negara. Selain itu juga diharapkan sebagai sektor yang padat karya yakni sektor yang banyak menyerap tenaga kerja, dan diharapkan berperan dalam meningkatkan pendapatan masyarakat.
Tercatat bahwa museum Negeri Mulawarman yang merupakan salah satu obyek pariwisata yang menarik baik bagi wisatawan domestik maupun asing mengalami peningkatan pengunjung sepanjang tahun 2006-2013.


Pada tahun 2013 jumlah pengunjung di museum ini kembali meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mengalami penurunan dibanding dengan tahun 2011. Pengunjung museum tahun 2013 sebanyak 107.386 orang, dan masih didominasi oleh pengunjung domestik.

Sektor kepariwisataan tidak terlepas dari dukungan sektor perhotelan. Sepanjang tahun 2011 tingkat penghunian kamar hotel berbintang sebesar 75,02 persen, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu 58,83 persen. Jumlah wisatawan dalam negeri (wisnus) dan manca negara (wisman) adalah tolok ukur dari semakin diminatinya kalimantan timur sebagai salah satu tujuan wisata. Tahun 2012 jumlah wisatawan mencapai 1.363.448 orang, terdiri dari 26.148 orang wisman dan 1.337.300 orang wisnus.

PENJELASAN TEKNIS
1. Data pengangkutan dan komu-nikasi meliputi:
a. Panjang Jalan
b. Angkutan Darat
c. Angkutan Udara
d. Angkutan Laut
e. Angkutan Antar Pulau
f. Pos dan Telekomunikasi
2. Konsep dan definisi untuk hotel dan pariwisata mengikuti rekomendasi World Tourism Organization (WTO) dan International Union of Office Travel Organization (IUOTO).
3. Tamu Asing ialah setiap pe-ngunjung yang mengunjungi suatu negara di luar tempat tinggalnya, didorong oleh satu atau beberapa keperluan tanpa bermaksud memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi dan lamanya kun-jungan tersebut tidak lebih dari satu tahun. Definisi ini mencakup 2 (dua) kategori tamu asing, yaitu:
a. Wisatawan (turis) ialah setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal paling sedikit 24 jam, akan tetapi tidak lebih dari 1 (satu) tahun di tempat yang dikunjungi, dengan maksud antara lain: berlibur, rekreasi, olah raga, bisnis, menghadiri pertemuan, studi dan kun-jungan dengan alasan kesehatan.
a. Excursionis ialah setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal kurang dari 24 jam di tempat yang dikunjungi (termasuk “Cruise passengers”). Cruise Passengers ialah setiap pengunjung yang tiba di suatu negara dengan kapal atau kereta api dimana mereka tidakmenginap di akomodasi yang tersedia di negara tersebut.
4. Akomodasi ialah suatu usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian daripadanya yang khusus disediakan, dimana setiap orang dapat menginap dan memperoleh pelayanan serta fasilitas lainnya dengan pembayaran. Akomodasi dibedakan antara hotel dan akomodasi lainnya. Dinamakan hotel apabila mempunyai res-toran yang berada di bawah manajemen hotel tersebut, sedang akomodasi lainnya apabila tidak mempunyai restoran.
5. Hotel berbintang yaitu hotel yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan seperti persyaratan fisik, bentuk pelayanan yang diberikan, kualifikasi tenaga kerja, jumlah kamar dan lainnya. Hotel tidak berbintang yaitu hotel yang belum memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
6. Tingkat penghunian kamar hotel adalah persentase banyaknya malam kamar yang dihuni terhadap banyaknya malam kamar yang tersedia.
7. Rata-rata lamanya tamu menginap adalah hasil bagi antara banyaknya malam tempat tidur yang terpakai dengan banyaknya tamu yang menginap di hotel dan akomodasi lainnya.

 


DATA PERKEMBANGAN KUNJUNGAN PARIWISATA 2012-2013

Pariwisata dan Budaya di Kalimantan Timur

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur optimis, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan nusantara akan meningkat di tahun 2012 mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kaltim - Achmad Adha, dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kaltim, di hotel Sagita Balikpapan, Rabu (21/12).

 Achmad Adha mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini ini pasti akan terjadi, karena industri pariwisata akan terus berkembang, terutama di Kaltim yang banyak memiliki objek wisata unggulan. Berdasarkan data yang ada di tahun 2010, tercatat wisatawan mancanegara yang datang ke Kaltim sebanyak 24.410 orang, atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 21.492 orang, dengan lama tinggal di Kaltim rata-rata 8 hari. Sedangkan wisatawan nusantara sebanyak 1.174.626 orang, dengan lama tinggal rata-rata 4 hari. Untuk itu, pihaknya optimis perkembangan pariwisata di Kaltim akan terus meningkat, meski anggaran promosi pariwisata sangat minim. Dimana tahun 2011 ini, anggaran promosi yang dialokasikan dalam APBD hanya sekitar 4 miliar rupiah