Indikator Ekonomi - Perdagangan

DATA POTENSI PERDAGANGAN TAHUN 2015

  • E K S P O R

Perdagangan luarnegerimerupakan sector ekonomi yang sangat berperan dalam menunjang pembangunan ekonomi Indonesia pada umumnya dan Kalimantan Timur pada khususnya. Dari kegiatanekspor dapat diperoleh devisa yang merupakan salah satu sumber dana untuk pembangunan,sementara dari kegiatan impor dapat diperoleh bahan baku dan barang modal yang diperlukan dalam pembangunan.

Definisi ekspor adalah pengiriman barang dagangan keluar negeri melalui pelabuhan diseluruh wilayah Republik Indonesia, baik bersifat komersial maupun bukan komersial. Sedangkan yang dimaksudkan Impor adalah pengiriman barang dagangan dari luar negeri ke pelabuhan di  seluruh wilayah Indonesia kecuali  wilayah bebas yang dianggap luar negeri, yang bersifat komersial maupun bukan komersial.

Nilai ekspor adalah nilai transaksi barang ekspor sampai diatas kapal pelabuhan muat dalamkeadaanfree on board (f.o.b), sedangkan nilai impor adalah nilai transaksi barang dagangan yang diimpordari luar negeri dalam keadaancost, insurance, and freight (c.i.f).

Perkembangan  nilai ekspor Kalimantan Timur selama 2011–2014 menunjukkan angka yang  menurun. Pada tahun 2013 nilai eksporsebesar US$ 31,00milyardan tahun 2014 menurun menjadi US$ 25,82 milyar. Akan tetapi, nilai ekspor tahun 2011 merupakan nilai ekspor tertinggi yaitu US$ 37,97 milyar.

Kalimantan Timur dalam menghasilkan devisa negara melalui perdagangan luar negeri (ekspor)dibedakan menurutmigasdan non-migas. Perkembangan ekspor non-migasmulai memperlihatkan ke-naikan yang cukup berarti.Jumlah ekspornon-migas sudah lebih tinggi dibanding migas.Tahun 2014 ekspor non-migas mencapai US$ 14,96milyar, atau turun 17,63 % dibanding tahun 2013. Sedangkan untuk migas tahun 2014 tercatat US$ 10,87 milyar dengan persentase penurunan 15,39 %.

Besarnya nilai eksporKalimantanTimur bila diamati dari pelabuhan muat, maka total nilai ekspor di pelabuhan Bontang mencapai US$ 9,48milyar, dan masih merupakan pelabuhan terbesar untuk mengekspor barang-barang Kalimantan Timur ke Luar negeri. Sedangkan peringkat kedua tahun 2014adalah pelabuhan Samarinda dengan nilai US$ 4,80 milyar.

 

  •  I M P O R

Perkembangannilai imporKalimantanTimurselama tahun2010-2014cenderung meningkat namun turun di tahun 2014,mulai dariUS$6,27milyar di tahun 2010 menjadi  US$  7,22milyar di tahun 2011,danditahun 2012mencapai US$ 8,14 miliar, tahun 2013 mencapai US$9,51 miliar, namun pada tahun 2014 turun menjadi 8,47 miliar.

Biladiamatidari golongan barang impor Kalimantan Timur sebagian besar adalah Minyak & Gas. Peningkatan impor migas selalu lebih besar dari non migas dan pada tahun 2014impor migas Kalimantan Timur mencapai81,59persen dari total impor. Dengan demikian Kalimantan Timur pada beberapa tahun terakhir selain sebagai pengekspor migas juga mengimpor migas dalam jumlah yang semakin besar setiap tahunnya.

Pelabuhanterbesardalam hal barang imporKalimantanTimuradalahPelabuhan Balikpapan. Pada tahun 2014 Balikpapan membongkar impor senilai US$6,56milyaratau setara dengan 77,40persen dari total impor.

PENJELASAN TEKNIS :

  1. Sistempencatatan statistik imporadalah“SpecialTrade”dengan wilayah pencatatan meliputi seluruhwilayah pabeandi Kalimantan Timur, sedangkan sistem pencatatan statistic ekspor adalah“General Trade”dengan wilayah pencatatan meliputi seluruh geografis Kalimantan Timur.
  2. Pengesahandokumen ekspor dan impor dilakukan oleh Bea dan Cukai berdasarkan Persetujuan Muat/Bongkar Barang.
  3. Data ekspor berasal dari dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) yang diisi oleh eksportir.
  4. Data impor berasal dari dokumen Pemberitahuan Impor Untuk Dipakai (PIUD) yang diisi oleh importir.
  5. Barang-barang yangdikirim keluar daerah untuk diolah dicatat sebagai ekspor, sedangkan hasil olahan yang dikembalikan ke daerah Kalimantan Timur dicatat sebagai impor.
  6. Barang-barang dari luar daerah yang diolah dan diperbaiki di dalam daerah Kalimantan Timur dicatat sebagai barang impor meskipun barang olahan tersebut akan kembali ke luar daerah.
  7. Sistem pengolahan dokumen impor/eksporadalah sistem “Carry Over”yaitudokumen ditunggu selama satu bulan, setelah bulan berjalan, dan dokumen-dokumen yang ter-lambat akan diolah untuk bulan berikutnya.

 

 



DATA PERKEMBANGAN PERDAGANGAN TAHUN 2014

  • EKSPOR

Perdagangan luar negeri merupakan sektor ekonomi yang sangat berperan dalam menunjang pembangunan ekonomi Indonesia pada umumnya dan Kalimantan Timur pada khususnya. Dari kegiatan ekspor dapat diperoleh devisa yang merupakan salah satu sumber dana untuk pembangunan, sementara dari kegiatan impor dapat diperoleh bahan baku dan barang modal yang diperlukan dalam pembangunan.

Definisi ekspor adalah pengiriman barang dagangan keluar negeri melalui pelabuhan diseluruh wilayah Republik Indonesia, baik bersifat komersial maupun bukan komersial. Sedangkan yang dimaksudkan Impor adalah pengiriman barang dagangan dari luar negeri ke pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia kecuali wilayah bebas yang dianggap luar negeri, yang bersifat komersial maupun bukan komersial.

Nilai ekspor adalah nilai transaksi barang ekspor sampai diatas kapal pelabuhan muat dalam keadaan free on board (f.o.b), sedangkan nilai impor adalah nilai transaksi barang dagangan yang diimpor dari luar negeri dalam keadaan cost, insurance, and freight (c.i.f).

Perkembangan nilai ekspor Kalimantan Timur selama 2012–2013 menunjukkan angka yang menurun. Pada tahun 2012 nilai ekspor  sebesar US$ 33,79 milyar dan tahun 2013 menurun menjadi US$ 31,00 milyar. Akan tetapi, nilai ekspor tahun 2011 merupakan nilai ekspor tertinggi yaitu US$ 37,97 milyar.

Kalimantan Timur dalam menghasilkan devisa negara melalui perdagangan luar negeri (ekspor) dibedakan menurut migas dan nonmigas. Perkembangan ekspor nonmigas mulai memperlihatkan kenaikan yang cukup berarti.  Jumlah ekspor nonmigas sudah lebih tinggi dibanding migas.  Tahun 2013 ekspor nonmigas mencapai US$ 18,16 milyar, atau turun 3,37 % dibanding tahun 2012.  Sedangkan untuk migas tahun 2013 tercatat US$ 12,84 milyar dengan persentase penurunan 14,37 %. 

Besarnya nilai ekspor Kalimantan Timur bila diamati dari pelabuhan muat, maka total nilai ekspor di pelabuhan Bontang mencapai US$ 11,57 milyar, dan masih merupakan pelabuhan terbesar untuk mengekspor barang-barang Kalimantan Timur ke Luar negeri.  Sedangkan peringkat kedua tahun 2013 adalah pelabuhan Samarinda dengan nilai US$ 5,37 milyar.

  • IMPOR

Perkembangan nilai impor Kalimantan Timur selama tahun 2010-2013 cenderung meningkat mulai dari US$ 6,27 milyar di tahun 2010 menjadi US$ 7,22 milyar di tahun 2011, dan ditahun 2012 mencapai US$ 8,14 miliar. Tahun 2013 nilai impor Kaltim meningkat menjadi US$ 9,51 miliar

Bila diamati dari golongan barang impor Kalimantan Timur sebagian besar adalah Minyak & Gas. Peningkatan impor migas selalu lebih besar dari non migas dan pada tahun 2013 impor migas Kalimantan Timur mencapai 75,99 persen dari total impor. Dengan demikian Kalimantan Timur pada beberapa tahun terakhir selain sebagai pengekspor migas juga mengimpor migas dalam jumlah yang semakin besar setiap tahunnya.

Pelabuhan terbesar dalam hal barang impor Kalimantan Timur adalah Pelabuhan Balikpapan. Pada tahun 2013 Balikpapan membongkar impor senilai US$ 7,23 milyar atau setara dengan 75,99  persen dari total impor.


DATA PERKEMBANGAN PERDAGANGAN TAHUN 2013

PENGKAJIAN KINERJA PELAYANAN TAHUN 2009 - 2013