Jalan & Jembatan

POTENSI JALAN DAN JEMABATAN TAHUN 2015

Jalan merupakan prasarana pengangkutan yang penting untuk memperlancar kegiatan perekonomian.Makin meningkatnya usaha pembangunan menuntut pula peningkatan pembangunan jalan gunamemudahkan mobilitas penduduk dan memperlancar lalu lintas barang dari satu daerah ke daerah lain.

Panjang jalan negara di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timurpada tahun 2014 mencapai 1.493,68 km. Panjang jalan di bawah wewenang Provinsi 1.596,38 km, sedang jalan di bawah wewenang Kabupaten/Kota mencapai 9.005,18 km.  



DATA PERKEMBANGAN JALAN DAN JEMBATAN 2014

Jalan merupakan prasarana pengangkutan yang penting untuk memperlancar kegiatan perekonomi-an. Makin meningkatnya usaha pembangunan menuntut pula peningkatan pembangunan jalan guna memudahkan mobilitas penduduk dan memperlancar lalu lintas barang dari satu daerah ke daerah lain. Panjang jalan negara di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Timur pada tahun 2013 mencapai 1.493,68 km. Panjang jalan di bawah wewenang Provinsi 1.596,38 km, sedang jalan di bawah wewenang Kabupaten/Kota mencapai 199.316,91 km.

Grafik 8.1. Banyaknya Kendaraan Bermotor Menurut Kabupaten/Kota (Unit), 2011-2013

 

Jembatan


DATA PERKEMBANGAN JALAN 2013

DATA RUAS JALAN PROVINSI  DALAM KOTA, KABUPATEN/KOTA MADYA

PROVINSI KALIMANTAN TIMURPER DESEMBER 2013

Nama Ruas

Panjang SK (KM)

Panjang IRMS (KM)

Jenis Permukaan

Kondisi Jalan

Lebar Jalan

  Aspel Burda Krikil Tanah Rigid Baik Sedang Rusak Ringan Rusak Berat 4.5m-5m 5m-6m 6m-8m >8m
SAMARINDA 114.73 114.73 92.05 000 1.50 0.00 21.18 66.88 1.80 35.60 10.45 9.45 52.43 29.70 23.15
BALIKAPAPAN 33.75 27.75 27.75 0.00 0.00 0.00 0.00 15.55 0.00 5.20 7.00 0.00 15.75 12.00 0.00
KUKAR 393.3 369.81 207.73 0.00 0.00 160.90 1.18 68.92 98.92 42.30 160.17 51.38 294.53 17.70 6.20
PASER 155.20 155.20 39.5 0.00 25.85 90.10 0.00 20.40 11.60 3.50 119.70 119.60 35.60 0.00 0.00
PPU 117.11 117.11 115.78 0.00 0.00 0.00 1.34 45.99 0.00 4.40 66.72 0.00 117.11 0.00 0.00
KUBAR 300.18 298.18 222.68 0.00 40.50 35.00 0.00 115.74 0.00 82.29 100.15 59.70 224.48 0.00 14.00
KUTIM 285.00 285.00 23.20 0.00 178.20 83.60 0.00 23.30 27.70 0.00 44.00 0.00 285.00

0.00

0.00
BERAU 228.60 228.60 225.9 0.00 0.00 0.00 2.70 96.20 0.00 78.10 54.30 0.00 228.10 0.50 0.00
BULUNGAN 134.00 134.00 134.00 0.00 0.00 0.00 0.00 43.00 0.00 42.30 48.70 0.00 134.00 0.00 0.00
TOTAL PANJANG JALAN PROVINSI 1.762.07 1.730.38   1.083.34   246.05 369.60 26.40 495.98 329.52 293.69 611.19 240.13 1.387.00 59.90

TOL
1. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 567/KPTS/M/2010 tanggal 10 November 2010 tentang Rencana Umum Jaringan Jalan Nasional, dengan panjang 99,20 Km. Pada tahun 2011 telah dituntaskan pembangunan jalan akses dari Km 13 Balikpapan-Jalan Tol sepanjang 400 meter dengan pelaksanaan pembangunan jalan tol yang di bagi 5 segmen yaitu:
    Segmen I       Km 13 Balikpapan-Samboja
    Segmen II      Samboja-Palaran I
    Segmen III     Samboja-Palaran II
    Segmen IV     Palaran-Jembatan Mahkota II
    Segmen V      Km 13- Sepinggan Balikpapan dengan progress 31,944%

 

JALAN AKSES
1. Pada tahun 2009 dan 2010 telah disusun rencana induk atau Master Plan dan perencanaan teknis sisi laut serta dokumen AMDAL pelabuhan internasional Maloy. Pada tahun 2012 telah dimulai pembangunan fasilitas perkantoran secara bertahap dan pada tahun 2013 dilaksanakan penyusunan FS dan Masterplan Tahap II untuk luasan 4.305 Ha. Untuk mendukung pengembangan kawasan dan pembangunan Pelabuhan Maloy dibangun Jalan akses Maloy sepanjang 17,3 Km dengan lebar badan jalan 2x7,5 meter. Tahun 2012 melalui alokasi dan Sisa Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp. 258 Milyar dengan konstruksi Rigid Pavement pada sisi kanan dan kiri badan jalan 1x7,5 Meter sepanjang 17,3 Km.

 

JEMBATAN
1. Pembangunan Jembatan Pulau Balang merupakan bagian jalan lintas Kalimantan Poros Selatan yang menghubungkan antara Prov Kaltim dengan kalsel. Hingga bulan Desember 2012 untuk bentang pendek sepanjang 470 m. progress telah mencapai 65,18% sementara untuk bentang panjang sepanjang 1.344 m telah dilakukan Review Desain Jembatan penurunan clearance menjadi 27-30 m DPL.

 

2. Pembangunan Jembatan Mahkota II sampai dengan tahun 2012 telah mencapai 87% yaitu pekerjaan Pylon 7 dan 8. Namun masih diperlukan pembangunan jembatan bentang panjang yang di harapkan dibiayai melalui APBN.

 

3. Pembangunan Jembatan Kembar Sungai Mahakam pada tahun 2012 sebesar Rp. 171 Milyar dengan progress mencapai 10,03%, 58,70% meliputi kegiatan mobilisasi & pengadaan pipa pancang. Kebutuhan dana untuk pembangunan jembatan ini mencapai Rp. 747 Milyar termasuk rencana jalan pendekat & fender jembatan.

 

KONDISI JALAN
1. Kondisi mantap jalan nasional sampai dengan bulan Desember 2012 mencapai 86,78% naik bila dibandingkan tahun 2011 sebesar 72,84%. Perkembanganjenis permukaan aspal dari tahun 2009 sepanjang  1.289,08 Km atau 83,72% dan tahun 2010 sepanjang  1.743,59 Km atau 82,31%, tahun 2011 sepanjang  1.816,52 Km atau 85,76% sedangkan tahun 2012 sepanjang  1.773,83 atau 83%.

 

2. Adapun beberapa ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan yaitu Batu Aji-Kuaro-Penajam, Kerang pada batas Prov Kalsel-batas Kota Tanah Grogot, Muara Lembak-Pelabuhan Sangkulirang, Simpang Perdau-Batu Ampar-Muara Wahau-Kelay-Labanan, Tj. Palas-Malinau, Mensalong-Simanggaris-Batas Negara dan Simpang Blusuh-Batas Kalteng. Untk menangani kerusakan ruas jalan tersebut, tahun 2012 telah di alokasikan dana melalui APBN sebesar Rp. 1,133 Triliun untk Poros Selatan, Rp. 96,328 Milyar untuk Poros Tengah dan Rp. 613,061 Milyar untuk jalan perbatasan.

 

3. Kondisi mantap Jalan Provinsi sampai dengan bulan Desember 2012 mencapau 75,86% meningkat bila dibandingkan tahun 2011 sebesar 65,69% dan tahun 2010 sebesar 63,57%. Perkembangan jenis permukaan aspal dari tahun 2009 dengan panjang  1.097,37 Km atau 62,28%, tahun 2010 dengan panjang  1.118,47 Km atau 63,47%, tahun 2011 dengan panjang  1.148,09 Km atau 65,16%. Sedangkan tahun 2012 jenis permukaan aspal sepanjang  1.336,65 Km atau 75,86%.