Potensi Peternakan

POTENSI PETERNAKAN TAHUN 2015

Sampai akhir tahun 2014, populasi ternak yang terbesar jumlahnya di Kalimantan Timur adalah sapi (termasuk sapi perah) yaitu sebanyak  101.820  ekor. Dibanding dengan keseluruhan jumlah ternak yang terdiri dari 7 (tujuh) jenis ternak yaitu sapi, sapi perah, kerbau, kambing, domba, babi dan kuda maka populasi sapi mencapai 44,72 persen.

Banyaknya ternak bibit sapi yang masuk sebesar 4.745 ekor yang hanya terdiri dari sapi.Sedangkan ternak potong yang masuk berjumlah 91.867 ekor dari 5 jenis ternak yaitu sapi, kerbau kambing, domba dan babi.

Pemotongan hewan ternak untuk konsumsi bisa dilakukan di rumah potong hewan dan di luar rumah potong hewan. Hewan ternak yang dipotong di rumah potong sebanyak  42.536  ekor, terdiri dari 3 (tiga) jenis hewan ternak saja yaitu sapi, kerbau dan babi. Sedangkan yang dipotong di luar rumah potong hewan berjumlah 78.061 ekor dari 6 (enam) jenis hewan ternak. Dari keseluruhan hewan ternak potong yang terbanyak dipotong adalah sapi dan kambing yaitu  55.781 ekor dan 41.754 ekor. Ini terlihat pengaruhnya terhadap produksi daging. Kontribusi daging sapi terhadap produksi daging merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan ternak lainnya yaitu 8.811,72 ton atau 80,90 persen dari total produksi daging ternak yang berjumlah 10.891,02 ton.

Untuk jenis unggas, pada akhir tahun 2014 total populasi-nya sebesar 51.744.439 ekor yang berasal dari 4 jenis unggas yang dibudidayakan (ayam kampung, ayam ras pedaging, ayam ras petelur dan itik). Adapun unggas terbanyak adalah ayam ras pedaging yaitu 46.553.307  ekor. Demikian pula dengan jumlah unggas bibit yang masuk, terbanyak adalah jenis ayam ras pedaging mencapai 4.783.359 ekor.

Produksi daging yang dihasilkan dari ke 4 (empat) jenis unggas tersebut pada tahun 2014 yaitu ayam kampung 4.758,70 ton, ayam ras pedaging 43.644,20  ton, ayam ras petelur 308,80  ton dan itik 95,10 ton. Sementara itu produksi telur yang dihasilkan dari ayam ras, ayam kampung dan itik sebanyak 9.232,7 ton.

 



DATA POTENSI PETERNAKAN 2014

Sampai akhir tahun 2013, populasi ternak yang terbesar jumlahnya di Kalimantan Timur adalah sapi (termasuk sapi perah) yaitu sebanyak 95.133 ekor. Dibanding dengan keseluruhan jumlah ternak yang terdiri dari 7 (tujuh) jenis ternak yaitu sapi, sapi perah, kerbau, kambing, domba, babi dan kuda maka populasi sapi mencapai 45,20 persen.

Banyaknya ternak bibit sapi yang masuk sebesar 6.588 ekor yang hanya terdiri dari sapi. Sedangkan  ternak  potong  yang masuk berjumlah 95.425 ekor dari 5 jenis ternak yaitu sapi, kerbau  kambing, domba dan babi.

Pemotongan hewan ternak untuk konsumsi bisa dilakukan di rumah potong hewan dan di luar rumah potong hewan. Hewan ternak yang dipotong di rumah potong sebanyak 38.352 ekor, terdiri dari 3 (tiga) jenis hewan ternak saja yaitu sapi, kerbau dan babi. Sedangkan yang dipotong di luar rumah potong hewan berjumlah 70.585 ekor dari 6 (enam) jenis hewan ternak. Dari keseluruhan hewan ternak potong yang terbanyak dipotong adalah sapi dan kambing yaitu 15.563 ekor dan 35.930 ekor. Ini terlihat pengaruhnya terhadap produksi daging. Kontribusi daging sapi terhadap produksi daging merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan ternak lainnya yaitu 8.608,27 ton atau 84,08  persen  dari  total produksi daging ternak yang berjumlah 10.238,73 ton.

Untuk jenis unggas, pada akhir tahun 2013 total populasi-nya sebesar 50.768.271 ekor yang berasal dari 4 jenis unggas yang dibudidayakan (ayam kampung, ayam ras pedaging, ayam ras petelur dan itik). Adapun unggas terbanyak adalah ayam ras pedaging yaitu 43.802.742 ekor. Demikian pula dengan jumlah  unggas bibit yang masuk, terbanyak adalah jenis ayam ras pedaging mencapai  3.186.200 ekor.Produksi daging yang dihasilkan dari ke 4 (empat) jenis unggas tersebut pada tahun 2013 yaitu ayam kampung 5.541,90 ton, ayam ras pedaging 41.782,1 , ayam ras petelur 515,90 ton dan itik 57,00 ton. Sementara itu produksi telur yang dihasilkan dari ayam ras, ayam kampung dan itik sebanyak 13.657,1 ton.


POTENSI PETERNAKAN KALIMANTAN TIMUR

 

Pemprov Kaltim berkomitmen untuk mendukung program pemerintah pusat, yaitu Pencapaian Swasembada Daging Sapi dan Kerbau (PSDSK) tahun 2014 yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Melalui Dinas Peternakan (Disnak) Kaltim berbagai upaya telah dilakukan di 14 kabupaten/kota se Kaltim.

Areal yang dicadangkan untuk sektor peternakan di Kalimantan Timur adalah seluas 732.586,07 ha tersebar di wilayah Kabupaten/kota.  

Pada sektor peternakan ini masih memiliki prospek untuk dikembangkan, karena sampai saat ini untuk pemenuhan daging ternak maupun unggas bagi masyarakat Kalimantan Timur masih didatangkan dari luar daerah seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan Bali.

Usaha yang cocok untuk dikembangkan adalah sapi perah, pembibitan dan penggemukan sapi, babi, domba/kambing, pembibitan ayam (petelur & pedaging) dan industri pakan ternak.

Tahun 2012 Kaltim siap melaksanakan beberapa program Peternakan yang diantaranya adalah penyelamatan sapi betina produktif, penambahan indukan dengan melakukan pembelian sapi bibit, mengoptimalkan program kawin suntik dan alam serta penambahan pejantan pemacek agar tidak terjadi kawin antar keluarga.

Potensi pengembangan sapi di Kaltim yang diintegrasikan dengan sawit dengan asumsi dua ekor sapi perhektare,  dikembangkan 615.176 ekor untuk luasan lahan sawit berproduksi saat ini yang mencapai 307.588 hektare

 

POPULASI TERNAK AKHIR TAHUN MENURUT JENIS DAN KABUPATEN/KOTA (EKOR)

TABEL 1

KABUPATEN/KOTA SAPI SAPI PERAH KERBAU KAMBING DOMBA BABI KUDA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)

1. PASIR

2. KUTAI BARAT

3.KUTAI  KARTANEGARA

4. KUTAI TIMUR

5. BERAU

6. MALINAU

7. BULUNGAN

8. NUNUKAN

9. PANAJAM PASER UTARA

10. TANA TIDUNG

11. BALIKPAPAN

12. SAMARINDA

13. TARAKAN

14. BONTANG

12.189

6.236

23.464

15.022

10.972

1.574

5.181

5.492

10.440

716

1.652

5.681

1.064

296

-

-

-

5

-

-

-

-

29

-

-

-

2

9

554

378

3.425

787

171

121

24

3.158

1.200

-

48

82

46

14

4.847

5.462

6.828

6.977

5.830

603

6.099

2.337

4.982

347

2.087

12.635

966

279

 

58

-

-

-

23

-

-

-

-

-

4

268

-

11

 

-

33.106

4.893

5.800

1.968

12.311

6.165

14.828

1.045

919

828

7.348

4.288

2.229

-

-

-

-

48

-

2

13

-

-

26

7

7

5

JUMLAH :

2011

2010

2009

2008

2007

 

99.979

108.460

101.176

91.297

81.746

 

45

24

-

-

-

 

10.008

13.646

13.401

11.821

9.091

 

60.279

65.270

63.295

56.045

61.105

 

364

929

930

909

894

 

95.728

95.381

87.568

78.590

71.753

 

108

131

124

108

69

 

POPULASI UNGGAS AKHIR TAHUN MENURUT JENIS UNGGAS DAN KABUPATEN/KOTA

TABEL 2

KABUPATEN/KOTA AYAM BUKAN RAS AYAM RAS PEDAGING AYAM RAS PENELUR ITIK
(1) (2) (3) (4) (5)

1. PASIR

2. KUTAI BARAT

3. KUTAI KARTANEGARA

4. KUTAI TIMUR

5. BERAU

6. MALINAU

7. BULUNGAN

8. NUNUKAN

9.PANAJAM PASER

  UTARA

10. TANA TIDUNG

11. BALIKPAPAN

12. SAMARINDA

13. TARAKAN

14. BONTANG

837.449

251.413

2.280.474

557.800

396.341

128.250

162.197

97.237

93.854

3.917

32.684

405.390

587.530

36.284

 

2.050.000

153.348

16.737.931

1.821.500

1.509.572

229.747

586.072

105.800

35.191

14.065

4.477.000

6.646.010

22.299.116

1.781.200

 

1.275

13.451

968.878

15.000

13.451

700

4.897

14.700

-

-

70.000

210.700

26.197

5.017

12.890

10.375

32.407

11.213

37.347

16.134

4.746

25.492

27.295

2.398

1.199

45.415

17.192

679

JUMLAH :

2011

2010

2009

2008

2007

 

5.870.820

5.411.442

4.353.760

3.173.445

3.129.800

 

38..446.552

36.510.354

39.485.000

26.945.910

23.832.200

 

1.344.266

1.228.666

1.370.150

1.041.819

947.600

 

244.782

223.142

192.959

138.540

161.000

Sampai akhir tahun 2012, populasi ternak yang terbesar jumlahnya di Kalimantan Timur adalah sapi (termasuk sapi perah) yaitu sebanyak 108.697 ekor. Dibanding dengan keseluruhan jumlah ternak yang terdiri dari 7 (tujuh) jenis ternak yaitu sapi, sapi perah, kerbau, kambing, domba, babi dan kuda maka populasi sapi mencapai 37,5 persen. Banyaknya ternak bibit sapi yang masuk sebesar 7.011 ekor yang hanya terdiri dari sapi. Sedangkan ternak potong yang masuk berjumlah 94.688 ekor dari 5  jenis ternak yaitu sapi,  kerbau kambing, domba dan babi.

Pemotongan hewan ternak untuk konsumsi bisa dilakukan di rumah potong hewan dan di luar rumah potong hewan. Hewan ternak yang dipotong di rumah potong sebanyak 40.825 ekor, terdiri dari 3 (tiga) jenis hewan ternak saja yaitu sapi, kerbau dan kambing.  Sedangkan yang dipotong di luar rumah potong hewan berjumlah 89.886 ekor dari 6 (enam) jenis hewan ternak. Dari

keseluruhan hewan ternak potong yang terbanyak dipotong adalah sapi  dan  kambing  yaitu  60.827 ekor dan 42.120 ekor. Ini terlihat pengaruhnya terhadap produksi daging. Kontribusi daging sapi terhadap produksi daging merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan ternak lainnya  yaitu  9.608,86  ton  atau 80,78  persen  dari  total produksi daging   ternak   yang   berjumlah 12.130,34 ton.

Untuk jenis unggas, pada akhir tahun 2012 total populasi- nya sebesar 47.435.507 ekor yang berasal dari  4  jenis  unggas  yang dibudidayakan (ayam kampung, ayam ras pedaging, ayam ras petelur dan itik). Adapun unggas terbanyak adalah ayam ras pedaging yaitu 39.474.540 ekor. Demikian pula dengan jumlah unggas bibit yang masuk, terbanyak  adalah  jenis  ayam  ras Produksi daging yang dihasilkan dari ke 4 (empat) jenis unggas tersebut pada tahun 2012 yaitu   ayam   kampung   3.825,10 ton, ayam ras pedaging 44.813,20 ton, ayam ras petelur 670,80 ton dan itik 124,70 ton. Sementara itu produksi telur yang dihasilkan dari ayam ras, ayam kampung dan itik sebanyak 17.381 ton.

Sampai akhir tahun 2012, populasi ternak yang terbesar jumlahnya di Kalimantan Timur adalah sapi (termasuk sapi perah) yaitu sebanyak 108.697 ekor. Dibanding dengan keseluruhan jumlah ternak yang terdiri dari 7 (tujuh) jenis ternak yaitu sapi, sapi perah, kerbau, kambing, domba, babi dan kuda maka populasi sapi mencapai 37,5 persen.

Banyaknya ternak bibit sapi yang masuk sebesar 7.011 ekor yang hanya terdiri dari sapi. Sedangkan ternak potong yang masuk berjumlah 94.688 ekor dari 5  jenis ternak yaitu sapi,  kerbau kambing, domba dan babi.

Pemotongan hewan ternak untuk konsumsi bisa dilakukan di rumah potong hewan dan di luar rumah potong hewan. Hewan ternak yang dipotong di rumah potong sebanyak 40.825 ekor, terdiri dari 3 (tiga) jenis hewan ternak saja yaitu sapi, kerbau dan kambing.  Sedangkan yang dipotong di luar rumah potong hewan berjumlah 89.886 ekor dari 6 (enam) jenis hewan ternak. Dari

keseluruhan hewan ternak potong yang terbanyak dipotong adalah sapi  dan  kambing  yaitu  60.827 ekor dan 42.120 ekor. Ini terlihat pengaruhnya terhadap produksi daging. Kontribusi daging sapi terhadap produksi daging merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan ternak lainnya  yaitu  9.608,86  ton  atau 80,78  persen  dari  total produksi daging   ternak   yang   berjumlah 12.130,34 ton.

Untuk jenis unggas, pada akhir tahun 2012 total populasi- nya sebesar 47.435.507 ekor yang berasal dari  4  jenis  unggas  yang dibudidayakan (ayam kampung, ayam ras pedaging, ayam ras petelur dan itik). Adapun unggas terbanyak adalah ayam ras pedaging yaitu 39.474.540 ekor. Demikian pula dengan jumlah unggas bibit yang masuk, terbanyak  adalah  jenis  ayam  ras Produksi daging yang dihasilkan dari ke 4 (empat) jenis unggas tersebut pada tahun 2012 yaitu   ayam   kampung   3.825,10 ton, ayam ras pedaging 44.813,20 ton, ayam ras petelur 670,80 ton dan itik 124,70 ton. Sementara itu produksi telur yang dihasilkan dari ayam ras, ayam kampung dan itik sebanyak 17.381 ton.

Populasi Ternak Akhir Tahun Menurut Jenisnya (Ekor), 2012 Livestock Population by Kind (Head), 2012

  

*Di Ambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Timur dan http://peternakan.kaltimprov.go.id/home