Budaya Kerja Positif Percepat Reformasi Birokrasi


 

SAMARINDA – Percepatan reformasi birokrasi terus dilakukan Pemprov Kaltim guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan tujuan utama meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat.

Asisten Administrasi Umum Setdaprov Kaltim H Bere Ali mengatakan, budaya kerja dilaksanakan dalam rangka mendorong setiap aparatur agar dapat meningkatkan disiplin, semangat kerja  dan produktivitas sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

"Kita  membangun kapasitas setiap aparatur dan juga  memberikan pemahaman tentang bagaimana dalam bersikap,  berkoordinasi dan mengambil keputusan. Sekaligus mengubah pola pikir aparatur agar lebih inovatif serta meningkatkan kinerja instansi pemerintah," kata Bere Ali, Rabu (8/2).

Dikatakan,  untuk meningkatkan kinerja aparatur melalui pembinaan aparatur yang etis, bermoral, disiplin, profesional, produktif dan bertanggung jawab dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, yaitu meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat.

"Agar implementasi penerapan budaya kerja aparatur dapat lebih berhasil pada masing-masing SKPD, perlu adanya langkah-langkah strategis dengan mewujudkan tindakan-tindakan operasional antara lain memberi pemahaman dan penyamaan persepsi dalam melaksanakan program budaya kerja secara benar," ujarnya.

Selanjutnya, Bere Ali menambahkan budaya kerja di lingkungan  Pemprov Kaltim  dapat memberikan dampak positif terhadap upaya percepatan reformasi birokrasi dan juga dapat menjadi best practice bagi unit kerja di masing-masing SKPD maupun Biro.

"Harus ada transformasi budaya organisasi dan budaya kerja ke seluruh SKPD lingkup Pemprov Kaltim. Terutama untuk empat core value (nilai inti), yaitu profesional, integritas, kepedulian dan team work ," paparnya. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation