14.624 Anggota Linmas Siap Amankan TPS Pilgub Kaltim

Gede Yusa

SAMARINDA - Sekitar 14.624 Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari Kantor Satpol PP Kabupaten/Kota se-Kaltim siap mengamankan dan menyukseskan  penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur  (Pilgub) Kaltim yang akan digelar 27 Juni 2018.

Kepala Kantor Satpol PP Kaltim  Drs Gede Yusa mengatakan Satuan Linmas yang dulu lebih dikenal dengan sebutan Pertahanan Sipil (Hansip) memiliki peran yang sangat penting. Satuan Linmas siap membantu menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat serta membantu kegiatan sosial lainnya, serta  menjaga kondusifitas  pelaksanaan pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS) pada saat Pilgub Kaltim. 

"Kita sudah melakukan koordinasi dengan seluruh kepala Satpol PP Kabupaten/Kota dalam rangka penempatan petugas  Linmas di masing-masing TPS untuk Pilgub Kaltim dan Pilbub PPU. Dan sudah beberapa Satpol PP yang menyerahkan Anggota Linmas ke Polres masing-masing," kata Gede Yusa akhir pekan lalu.     

Untuk upacara penyerahan Bawah Kendali  Operasional (BKO)  sebanyak  14.624 Linmas se-Kaltim akan diserahkan ke Polda Kaltim di lapangan Sekolah Polisi Negara (SPN) di Balikpapan, Selasa (15/5). Kegiatan ini sebagai bentuk keikutsertaan Satuan Linmas dalam mewujudkan kondisi lingkungan yang tetap aman, tertib dan tentram. 

"Sebelum ditugaskan, para anggota Linmas sebelumnya sudah mengikuti bimbingan teknis terkait tata cara pengamanan TPS yang dilakukan Satpol PP di masing-masing kabupaten/kota. Jadi setiap TPS  nantinya akan ditugaskan dua Anggota Linmas," jelas Gede Yusa.

Dia berharap Satuan Linmas dalam melaksanakan tugas dan fungsinya  harus bekerja sama dengan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Meski berada di tingkat paling bawah dari hirarki penyelenggara Pemilu, KPPS merupakan ujung tombak sukses penyelenggaraan Pemilu. Karena itu peran Satuan Linmas dalam pengamanan ini menjadi sangat vital. 

"Satuan Linmas akan membantu menjaga  keamanan penyelenggaraan Pilkada Serentak agar masyarakat dapat menyalurkan aspirasi politik mereka secara aman, tenang dan tanpa ada tekanan dari pihak manapun," kata Gede Yusa. (mar/sul/humasprov)

Berita Terkait