84 Posyantek Terbentuk di Kaltim

 

SAMARINDA - Sebanyak 84 pos pelayanan teknologi (posyantek) dari 103 kecamatan di Kaltim telah terbentuk. Hal  ini menunjukkan pembinaan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota di Kaltim telah berjalan baik.

Jumlah tersebut diharapkan dapat terus bertambah, sehingga masyarakat Kaltim dapat lebih kreatif dan mandiri dalam mendapatkan penghasilan sehari-hari. Karena, dengan posyantek masyarakat dituntut untuk berinovasi, sehingga dapat menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.

“Kita bersyukur, meski masih 84 posyantek, tetapi ini menunjukkan pembinaan posyantek di Kaltim telah berjalan maksimal dan terarah,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kaltim HM Jauhar Efendi,  Jumat (16/12).

Berkat pembinaan yang baik ini, Pemprov Kaltim berhasil menerima penghargaan Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional yang diberikan kepada Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo saat gelar TTG Nasional XVIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) 23 November 2016.

Penghargaan ini diterima Gubernur Kaltim karena telah banyak berjuang dalam pemberdayaan TTG di daerah. Artinya, Pemprov Kaltim selama kepemimpinan Gubernur Awang Faroek Ishak telah banyak memberikan pembinaan dan fasilitasi pengembangan TTG.

“Selama ini Pemprov Kaltim memang rutin memberikan bantuan kepada posyantek di Kaltim, sehingga wajar jika penghargaan ini diberikan,” kata Jauhar. (jay/sul/ri/humasprov)

Berita Terkait
Government Public Relation