Andi Menegaskan Masyarakat Perketat Social Distancing

Foto : Ahmad Riyandi

SAMARINDA - Pelaksana  Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi Kaltim meminta masyarakat agar melakukan social distancing atau menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

 

Andi mengatakan saat ini Kaltim masih terbuka atas perpindahan atau pergerakan orang dari Jakarta ke Samarinda ataupun Balikpapan maupun sebaliknya, sehingga perlu ditingkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi penyebaran Cobid-19 di Kaltim.

 

"Kita harapkan masyarakat bisa memahami dan melakukan social distancing dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19. Kiranya masyarakat senantiasa melaksanakan dengan baik. Ayo kita sama-sama mengajak masyarakat untuk memaksimalkan sosial secara ketat," pesan Andi Muhamad Ishak saat jumpa pers tadi sore di Aula Dinkes Kaltim, Sabtu (21/3/2020).

 

Andi juga  mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan diri apabila baru datang melakukan perjalanan dari luar daerah maupun luar negeri. Melapor ke call center 112, termasuk yang sudah ada di masing-masing kabupaten kota.

 

"Pemantauan kepada kita semua dan memastikan bahwa kondisi diri kita benar-benar bisa dipantau. Bagi yang dari bepergian atau perjalanan diharapkan untuk melakukan isolasi diri di rumah semaksimal mungkin melakukan social distancing secara mandiri, menjaga jarak dengan anggota keluarga dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Hal ini dalam upaya kita untuk mencegah terjadinya penularan," papar Andi.(mar/her/yans/humasprov kaltim)

 

*website*

/// poto istimewa ///

 

*Kaltim Siap Tangani Korban Covid-19*

 

SAMARINDA - Tepat pukul 17.40 wita waktu Benua Etam, Sabtu (21/3/2020).

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor menghadiri siaran live Beritasatu dan  menyatakan Provinsi Kaltim sudah menangani pasien korban Covid-19.

 

"Ada tiga Rumah Sakit Daerah Provinsi yang siap melayani penanganan tersebut. Bahkan sejak kasus ini mewabah sudah dilakukan penanganan," ucap Isran Noor.

 

Isran Noor menyabutkan, tiga rumah sakit tersebut RSUD AWS di Samarinda, RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan dan Rumah Sakit Parikesit Tenggarong.

 

Tiga rumah sakit ini siap melayani pasien yang ditetapkan positif Covid-19 maupun pasien dalam pengawasan.

 

Bahkan Pemprov Kaltim telah menyiapkan Asrama Haji Batakan Balikpapan untuk ruang karantina atau lokasi bagi pasien yang tidak bisa ditampung di rumah sakit daerah. Sehingga penanganan betul-betul maksimal.

 

Selain itu, mengenai semi lockdown. Itu bukan lockdown tapi istilah isolasi terbatas saja. Artinya semua harus menjaga jarak atau membatasi kegiatan yang berkumpul-kumpul sementara waktu.

 

"Anak-anak sekolah juga telah libur sejak 17 Maret 2020," jelasnya.(jay/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait