Angpao Keberkahan untuk Gubernur

Gubernur Isran Noor dalam perayaan Imlek. (rian/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Lipatan kertas tipis berwarna merah tua berhiaskan lukisan lampion dan rangkaian bunga langsung menyambut kedatangan orang nomor satu di Provinsi Kalimantan Timur. Amplop itu oleh masyarakat Tionghoa lazim disebut "angpao" yang diberikan saat perayaan Hari Raya atau Tahun Baru Imlek. Setiap amplop berisi uang dengan nominal yang variatif. Umumnya tidak banyak, seperti halnya umat Islam memberikan hadiah uang kepada anak-anak yang berkunjung pada Hari Raya Idul Fitri.

"Angpao tahun baru Imlek ini mempunyai makna khusus dari rakyat kepada pemimpinnya. Semoga Bapak Gubernur membawa daerah kita semakin maju dan sejahtera," demikian kata-kata penyambutan yang hampir sama disampaikan setiap tuan rumah usai memberi angpao kepada Gubernur Isran Noor.

Hari ini, Selasa (5/2/2019) bertepatan perayaan Tahun Baru Imlek (Hari Raya Umat Buddha), tercatat ada 12 undangan yang dihadiri pemimpin Benua Etam ini dan sepuluh diantaranya undangan perayaan Imlek. "Silaturahim itu kepada siapa saja. Apalagi pemimpin kepada masyarakatnya. Penting agar kerukunan dan keharmonisan terus terpelihara," pesan Isran di sela 12 junjungannya hari ini.(yans/sul/humasprovkaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation