Antisipasi Penumpukan Penumpang Diterminal

 

Antisipasi Penumpukan Penumpang Diterminal, Salam: Lebaran Angkutan Umum Tetap Beroperasi

 

SAMARINDA - Guna mengantisipasi penumpukan penumpang di terminal-terminal pada Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Dinas Perhubungan Kaltim mengharapkan agar perusahaan angkutan umum tetap beroperasi pada hari lebaran.

 

Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Salman Lumoindong mengingatkan kepada semua perusahaan angkutan umum agar tetap memberikan pelayanan kepada penumpang yang ingin mudik di hari lebaran. Jangan sampai banyak penumpang di terminal-terminal tidak bisa  pulang kampung lebaran karena armadanya tidak ada atau terbatas.

 

"Jangan sampai penumpang yang ingin pulang kampung diterlantarkan. Kasian mereka sudah menunggu di terminal tetapi armadanya tidak ada. Kejadian seperti ini harus bisa diantisipasi oleh perusahan-perusahan angkutan umum, artinya meskipun hari Raya Idul Fitri pelayanan penumpang tidak boleh libur," tegas Salman.

 

Untuk itu, Dinas Perhubungan Kaltim akan melayangkan surat edaran kepada semua perusahaan angkutan lebaran di kabupaten/kota di Kaltim, untuk tidak meliburkan beberapa sopirnya guna tetap memberikan pelayanan kepada mereka yang ingin mudik.

 

Bagi perusahaan angkutan umum yang tidak mengindahkan surat edaran itu, lanjutnya, akan dikenai sanksi tegas diantaranya berupa tidak memperpanjang izin operasional. Tindakan ini perlu diambil karena pelayanan kepada masyarakat harus diutamakan.

 

Untuk teknis siapa saja sopir yang ditugaskan saat hari lebaran, kata Salman, hal itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan angkutan umum. Mereka bisa mengatur sopir non Muslim yang ditugaskan saat lebaran atau jika tidak ada yang non Muslim, maka perusahaan terkait yang bisa mengatur sopir mana yang bisa ditugaskan.

 

"Angkutan umum tidak boleh libur meski lebaran karena sifatnya adalah pelayanan. Namanya saja pelayanan angkutan umum, maka setiap saat penumpang yang membutuhkan harus siap. Soal teknis siapa sopirnya yang ditugaskan saat lebaran setelah Shalat Ied, itu kita serahkan kepada perusahaan masing-masing," papar Salman. (mar/sul/ri/humasprov)

 

Berita Terkait
Government Public Relation