Aparatur Harus Mampu Membaca Perubahan Zaman

SAMARINDA-Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Kaltim H Syafruddin Pernyata mengatakan, aparatur negara harus bisa membaca tanda-tanda perubahan zaman dan tidak cenderung pasif.


”Tantangan sekarang  berbeda  dengan zaman dulu karena masyarakat lebih berani menyampaikan pendapat karena  keterbukaan publik saat ini sudah luar biasa,” kata Syafruddin Pernyata,  belum lama ini.Apalagi sekarang ini media sosial juga semakin beragam mulai facebook, twiter maupun media sejenis dan masyarakat langsung bisa mengutarakan pendapatnya secara cepat, lugas  yang mampu  diakses secara bebas.


”Para aparatur negara harus bisa membaca kemajuan zaman, kalau tidak akan ketertinggalan informasi yang bergerak sangat cepat ,” jelasnya.


Sehingga aparatur harus mampu mengubah gaya kepemimpinan juga  harus lebih peduli menyikapi pendapat masyarakat.”Oleh karena itu  aparatur harus mengikuti pendidikan dan latihan agar menjadi lebih cerdas mengayomi masyarakat,” ungkapnya.


Menurutnya, Bandiklat sudah layak memberikan dukungan dengan 13 widyaiswara, terdiri dari widyaiswara nuda dan utama. Sedangkan program kegiatan Bandiklat, meliputi pengembangan komunikasi informasi, program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur dan program peningkatan pengembangan sistem pelaporan kinerja dan keuangan.Ada juga  program pengembangan penguatan kelembagaan peningkatan sarana dan prasarana aparatur pengembangan sistem diklat dan sistem informasi manajemen kediklatan. (sar/hmsprov).

Berita Terkait