Banyak Harapan Masyarakat yang Harus Diwujudkan

Pada Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Terpilih

SAMARINDA-Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wadjdy mengatakan, banyak aspirasi masyarakat yang harus diwujudkan oleh gubernur dan wakil guberbur Kaltim terpilih periode 2013-2018.  
Harapan-harapan itulah yang disampaikan masyarakat saat Wagub Farid Wadjdy berkunjung ke berbagai kabupaten dan kota di Kaltim. Diharapkan, aspirasi tersebut dapat diakomodasi,  ditindaklanjuti dan diwujudkan dengan program yang nyata.  
“Saya banyak melihat berbagai persoalan yang harus diselesaikankan, salah satunya persoalan di sektor pertanian dalam arti luas. Misal, banyak petani yang mengeluh karena penyediaan pupuk, bibit dan jalan usaha tani yang sangat kurang baik. Saya berharap ini dapat terwujud, sehingga petani kita dapat menerima dengan baik aspirasi yang telah disampaikan,” kata Farid Wadjdy di Samarinda, Rabu (19/9).  
Pembangunan sektor pertanian dalam arti luas merupakan satu dari tiga prioritas program pembangunan Pemprov Kaltim. Pembangunan sektor ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kesejahteraan rakyat. Apalagi, potensi pembangunan sektor pertanian di Kaltim sangat tinggi.
 Jika bisa diwujudkan, Farid berkeyakinan, masyarakat Kaltim akan sejahtera.  Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim H Ibrahim mengatakan, akan terus berupaya mendukung program pertanian yang telah ditetapkan pemimpin Kaltim ke depan.   
Menyukseskan program pertanian dalam arti luas, ke depan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kaltim berupaya mewujudkan kecukupan beras masyarakat Kaltim. Dengan cara meningkatkan produktivitas petani padi.  
Selain itu, ke depan diharapkan petani di Kaltim lebih mandiri sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah. “Bukan hanya itu, kami berharap dapat mewujudkan petani Kaltim yang modern sehingga pendapatan petani meningkat. Jika pendapatan mereka meningkat, maka kesejahteraan para petani pun akan terwujud,” jelasnya.  
Dalam upaya peningkatan produksi pertanian juga diperlukan tenaga penyuluh pertanian yang handal dan berkualitas. Menurut dia, jumlah penyuluh Pegawai Negeri Sipil tahun 2008 sebanyak 558 orang dan pada 2012 meningkat menjadi 876 orang.
Sedangkan penyuluh dari Tenaga Harian Lepas sebanyak 338 orang. Jumlah penyuluh tersebut telah melakukan sertifikasi profesi penyuluh sampai dengan tahun 2012 sebanyak 774 orang.
Karena itu, melalui kinerja penyuluh tersebut  diharapkan produksi pertanian Kaltim akan terus mengalami peningkatan. (jay/hmsprov)


 

Berita Terkait