Banyak Hasil Penelitian Tidak Dimanfaatkan


 

SAMARINDA – Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengemukakan Benua Etam banyak memiliki perguruan tinggi maupun lembaga penelitian yang telah menghasilkan berbagai kajian dan penelitian namun tidak termanfaatkan secara maksimal.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur Kaltim pada Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Kelitbangan se-Kaltim 2016 di Pendopo Lamin Etam, Rabu (2/11).

Rakorda yang diikuti 600 peserta dari seluruh pemangku kepentingan se-Kaltim dan Kaltara bertemakan Pemanfaatan Hasil Penelitian dan Pengembangan sebagai Input Kebijakan Pembangunan Daerah.

Menurut dia, tema rapat koordinasi kali ini sangat sesuai guna membangun sinergi dan semangat pemerintah dalam pencapaian percepatan pembangunan.

 “Hasil penelitian kita banyak bahkan kalau disusun mungkin tingginya sampai langit ketujuh tetapi tidak pernah dimanfaatkan secara maksimal,” kata Awang.

Padahal lanjutnya, hasil penelitian berbagai lembaga di Kaltim sangat penting dalam mendukung pembangunan dan transformasi ekonomi yang digalakkan di seluruh wilayah Kaltim.

Karenanya, Gubernur mengajak pihak-pihak terkait agar bagaimana mulai saat ini seluruh hasil penelitian berbagai lembaga dimanfaatkan semaksimal mungkin demi kesejahteraan rakyat. 

Awang meyakini semua hasil penelitian tersebut berisikan berbagai solusi dan inovasi dalam mendukung percepatan pembangunan untuk kemajuan daerah dan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Selain itu, pemanfaatan hasil penelitian tidak terlepas dari komitmen kepala daerah baik bupati maupun walikota dalam menggerakkan SKPD memanfaatkan hasil penelitian itu.

“Bupati dan walikota sangat berperan dalam mewujudkan percepatan pembangunan daerahnya dengan memanfaatkan hasil-hasil penelitian dari berbagai lembaga,” jelasnya.

Gubernur menambahkan transformasi ekonomi Kaltim pasti dilakukan untuk memacu pertumbuhan ekonomi dalam pencapaian kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. (yans/sul)

Berita Terkait