BPBD Laksanakan Pelatihan SAR Evakuasi Pemukiman

SAMARINDA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim terus eksis dalam peningkatan sumber daya manusia,  seperti pelaksanaan  pelatihan operator penggunaan peralatan  dalam pencarian dan penyelamatan atau Search And Rescue (SAR) dalam melakukan evakuasi untuk pemukiman apabila terjadi bencana.

"Pelaksanaan pelatihan operator SAR evakuasi pemukiman yang dilaskanakan merupakan kerjasama BPBD Kaltim dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dimana jumlah peserta yang mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 30 peserta dari seluruh BPBD kabupaten/kota serta beberapa dinas instansi terkait,"kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Ir H Wahyu Widhi Heranata, disela acara pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Bontang, di Lamin Etam, Rabu (23/3).      

Selain  pelatihan  operator SAR evakuasi pemukiman, BPBD juga melakukan pelatihan  pasilitator desa tangguh bencana, sebagai upaya dalam memanimalisir tenaga pasilitator desa tangguh bencana, yang diikuti oleh seluruh staf BPBD Kaltim,

Sesuai dengan program prioritas BPBD Kaltim, sampai tahun 2018 membangun desa tangguh benacana sampai  tahun 2018 itu ada 20 desa pada 10 kabupaten/kota. Artinya BPBD selalu melakukan pendampingan kepada  masyarakat, dimana setiap desa siap dalam menghadapi bencana, misalnya mendampingi membentuk forum-forum resiko bencana terkait dengan pengetahuan-pengetahuan bencana lainnya, 

Upaya mengantisipasi dan penanggulangan bencana secara cepat dan tepat yang terajdi di daerah, BPBD Kaltim akan membangunan Desa Tangguh Bencana (Destana), dimana Destana tersebut akan dibangun sebanyak 20 desa yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Kaltim.  

"Dengan dibangunnya dua  Destana diharapkan kabupaten/kota, bisa menambah atau membangun lagi  Destana yang ada, dengan mencontoh Destana yang ada sebelumnya, sehingga dengan adanya Destana tentu diharapkan nantinya bisa melakukan pencehangan maupun penanggulangan benca secara didini, apabila terjadi suatu bencana di daerah tersebut,"paparnya.(mar/hmsprov)

Berita Terkait
Government Public Relation