Buka Rakorda Barang Kebutuhan Pokok, Isran Meminta Harus Ada Rumusan Harga Kebutuhan Tetap Stabil

Gubernur Kaltim H Isran Noor Buka Rakorda Barang Kebutuhan Pokok (rian/humasprovkaltim)

SAMARINDA - Dalam rangka bersinergi mengantisipasi sejak dini potensi kenaikan permintaan bahan pokok yang dapat mempengaruhi harga menjelang Ramadan dan hari Raya Idul Fitri 2019/1440 H. Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerjasama Dinas perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM Kaltim melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) barang kebutuhan pokok.

Rakorda barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri secara resmi  dibuka Gubernur Kaltim H Isran Noor yang dilaksanakana di Hotel Harris Samarinda, Selasa (23/4/2019) ditandai dengan pemukulan gong. Isran Noor mengharapkan Rakorda bisa menghasilkan rumusan dan formula yang dapat dipedomani dan dilaksanakan dengan tujuan agar harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

"Pada umumnya, saat melakukan sidak di Pasar Segiri maupun ke gudang Bulog. Ternyata ketersediaan (stok) pangan kita masih cukup aman bahkan tujuh bulan kedepan. Artinya, kalau stoknya ada maka normal suplay dan  demand, sehingga tidak ada faktor-faktor yang mempengaruhi harga," kata Isran Noor.

Ditambahkan, perlu mendapat perhatian daging ayam khususnya menjelang hari Raya Idul Fitri. Karena pengalaman tahun lalu, stoknya cukup tetapi harganya naik. Permasalahan  seperti inilah yang harus dirumuskan dan dicarikan solusinya, jangan sampai kenaikan harga itu diluar kewajaran, "Melalui kegiatan ini diharapkan ada rumusan maupun kesepakan bersama agar pedangan tidak terlalu besar mengambil keuntungan yang bisa mengorbankan konsumen. Sebaliknya, kebutuhan barang dapat terjangkau oleh masyarakat," kata Isran Noor.

Sementara Kepala Disperindagkop dan UKM Kaltim Fuad Asadin mengatakan Rakorda ini merupakan bentuk koordinasi dan kerjasama antara pemerintah daerah dengan Kementerian Perdagangan dalam upaya antisipasi sejak dini potensi kenaikan permintaan dan harga pokok menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. "Kita memastikan bagaimana ketersediaan dan kondisi harga barang kebutuhan pokok di Kaltim tetap aman dengan harga yang stabil di masyarakat menjelang Ramadan dan Lebaran 2019," kata Fuad Asadin.

Tampak hadir Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda, Forkopinda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah Kaltim, Kepala Divisi Regional Bulog wilayah Kaltim-Kaltara, pimpinan OPD dilingkup Pemprov Kaltim, kepala Dinas perdagangan kabupaten/kota, para distributor, pedagang dan ritel modern. (mar/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait