Kalimantan Timur
Covid Bukan Cuma Tantangan, Tapi Juga Peluang Baru

Gubernur Isran Noor mengikuti Rakor Peningkatan Efektivitas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang dibuka oleh Menkopolhukam Mahfud MD. (arif murthada/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Gubernur Kaltim H Isran Noor mengatakan perubahan tatanan kehidupan akibat pandemi Covid-19 diharapkan tidak hanya menjadi  tantangan baru, tetapi juga bisa melahirkan berbagai peluang baru dalam  membangkitkan  pertumbuhan perekonomian. 

 

 

"Pandemi Covid-19  telah melahirkan perubahan yang sangat besar, bukan hanya di bidang kesehatan, tetapi juga bidang perekonomian,” kata Gubernur Isran Noor usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Peningkatan Efektivitas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 dan Tahapan  Pilkada melalui Video Conference yang digelar di Ruang Heart of Borneo  Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (27/8).

 

 

Karena itu kata Gubernur, pemerintah maupun swasta   harus mampu  beradaptasi. Melakukan  berbagai perubahan dengan melakukan inovasi dan kreativitas, disertai disiplin melaksanakan protokol kesehatan. 

 


Isran Noor mengatakan  sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2020 tentang Komite Pananganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional, terdapat lima tujuan. Tujuan itu adalah selama pandemi  Covid-19 supaya  masyarakat Indonesia aman, masyarakat Indonesia sehat, masyarakat Indonesia berdaya, masyarakat Indonesia tumbuh dan masyarakat Indonesia kembali  bekerja. 
Mantan Bupati Kutim ini mengharapkan kepada seluruh masyarakat Kaltim agar di masa pandemi ini selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan dalam berbagai aktivitas.

 

 

Dengan begitu masyarakat bisa produktif,  namun terhindar dari penularan Covid-19. "Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltim untuk selalu disiplin dalam melaksanakan berbagai aktivitas, sehingga dengan begitu kita bisa menekan laju penularan Covid-19," tegas Isran Noor.

 

 

Rakor tersebut dibuka Menteri Politik, Hukum dan Keamanan  (Menko Polhukam) Republik Indonesia Mahfud MD. Dalam arahannya Mahfud  meminta agar kepala daerah melalui  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi dan Kabupaten/Kota bersama lembaga dan  instansi terkait lainnya bisa terus bersinergi dan bahu-membahu  melakukan berbagai upaya guna menekan penularan Covid-19.   

 


"Protokol kesehatan harus terus disosialisasikan dengan cara persuasif yang halus dan lembut kepada lapisan masyarakat," ajak Mahfud. 
Mahfud juga meminta kepada kepala daerah untuk memacu dengan sekuat-kuatnya program perekonomian. (mar/sul/adv)

Berita Terkait