Dies Natalis UNU IV Tahun 2018, Gubernur : Terus Cetak Sarjana Berkualitas

Gubernur Isran Noor bersama Rektor UNU Kaltim H Farid Wadjdy. (rian/humasprov kaltim)

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor berharap Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kaltim dan universitas lainnya, baik negeri maupun swasta untuk terus  mencetak sarjana  yang handal dan berkualitas, sehingga memberikan kontribusi bagi  pembangunan daerah, bangsa dan negara.

"UNU dan universitas lainnya mempunyai tugas dan tanggung jawab  besar dalam mencetak sarjana sebagai  generasi  penerus bangsa yang handal dan berkulitas, sehingga berguna bagi pembangunan daerah, bangsa dan negara," kata Isran Noor pada acara Dies Natalis IV dan orasi ilmiah  UNU Kaltim yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Mesra Samarinda, Minggu (228/10).

Isran menambahkan, kehidupan generasi melenial tidak bisa dilepaskan dari penggunaan  teknologi dan gaya hidup  barat dan kadang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa, Pancasila dan ajaran agama.

Untuk itu, lanjut Isran, sudah seharusnya perguruan tinggi seperti halnya UNU yang berbasis pendidikan agama dan keulamaan mampu mencetak para sarjana sebagai generasi Z, yaitu generasi masa depan yang handal  dan berkualitas yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi berdaya saing tinggi, berahlak mulia, sehingga dapat berguna bagi pembangunan daerah, bangsa dan negara.

"Pemprov Kaltim  mendukung dan memberikan apresiasi kepada UNU Kaltim, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap pembangunan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim," papar Isran Noor.

Sementara itu, Rektor UNU Kaltim H Farid Wadjdy mengatakan di usianya yang keempat UNU Kaltim  telah melewati berbagai tantangan dalam memaksimalkan pendidikan untuk generasi muda sehingga bisa melahirkan sarjana yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Dies Natalis IV mengangkat tema "UNU Kaltim siap menyongsong generasi Z". Generasi milenial harus mampu menghadapi perkembangan zaman yang semakin lama akan semakin dipengaruhi oleh perkembangan informasi yang sangat canggih.

"Kelak akan menentukan masa depan bangsa dan negara  dengan tantangan dan kebutuhannya yang sudah jauh berbeda  dari sekarang. Sebagai perguruan tinggi yang masih belia, UNU Kaltim mencoba menjawab tantangan tersebut dalam menyongsong gerenari Z," kata Farid Wadjdy. (mar/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation