Disbun Bantu Peralatan Pasca Panen Karet

Gubernur saat meresmikan pabrik industri pengolahan karet di Palaran. Sayangnya, kualitas produk karet petani Kaltim belum sepenuhnya bisa diterima. (dok/humasprov)

 

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Perkebunan (Disbun) memberikan bantuan berupa peralatan pasca panen untuk komoditi karet. Bantuan peralatan pasca panen diperuntukan bagi sembilan kelompok tani yang tersebar di tiga daerah yakni Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Kota Samarinda.

 

Kepala Disbun Kaltim H Ujang Rachmad mengatakan bantuan dalam upaya mendukung peningkatan program pengembangan pengolahan perkebunan. “Bantuan selain dukungan program pengembangan juga peningkatan mutu dari komoditi perkebunan khususnya karet,” katanya.

 

Disebutkan untuk tahun anggaran 2018 ini Disbun memperoleh dukungan dana dari angggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Juga, alokasi dana dari angggaran pendapatan dan belanja negara pada satuan kerja (Satker 05) Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian. Bantuan diberikan kepada empat kelompok tani di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat dan Samarinda masing-masing dua kelompok tani. Ujang memaparkan Kaltim merupakan daerah yang sangat sesuai untuk pengembangan dan pembangunan subsektor perkebunan, termasuk komoditi karet. 

 

Sementara bantuan diberikan untuk memacu semangat pekebun agar pengolahan pasca panen karet (lateks) menjadi lebih berkualitas sesuai standard nasional. Peralatan pasca panen berupa pisau dan mangkok sadap, ring mangkok dan talang sadap, bak pembeku dan bahan pembeku serta saringan lateks. (yans/sul/humasprov)

Berita Terkait