Diskominfo Sosialisasikan Internet Sehat ke Kampus

SAMARINDA – Dinas Komunikasi dan Informatika(Diskominfo) Kaltim mulai mengunjungi kampus sebagai target pelaksanaan program sosialisasi internet sehat kepada mahasiswa. Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut kegiatan yang sama pada 2012 yang melakukan sosialisasi bagi masyarakat dan kalangan pelajar di balai desa maupun di Sekolah-sekolah.
 “Kita melirik kampus atau mahasioswa sebagai target sosialisasi karena selain tempat menuntut ilmu, kampus juga merupakan tempat berkumpulnya komunitas dan kelompok intelektual mahasiswa. Karenanya dirasa tepat memberikan layanan internet gratis dan mengenalkan internet sehat melalui fasilitas Mobile Community Acces Point (M-CAP) yang kita miliki,” kata Kepala Diskominfo Kaltim, Abdullah Sani didampingi Kabid Apliksi dan Telematika (Aptel), Alwi Gasim, di Samarinda, Senin (3/6).
Pada tahap awal, Diskominfo bekerjasama dengan mahasiswa KKN angkatan XXXIX 2013 melaksanakan sosialisasi bagi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman ((Fisipol Unmul) Samarinda pada 15  Mei 2013. Sntusiasme mahasiswa terlihat cukup baik untuk mencoba mengakses internet dengan fasilitas enam perangkat komputer yang tersedia.
Rencananya kegiatan ini juga dilakukan  pada sejumlah Perguruan Tinggi (PT) lainnya di Samarinda dan tidak menutup kemungkinan di Kukar dan Balikpapan. Mengingat, sosialisasi sekaligus dimaksudkan untuk memperkenalkan M-CAP kepada mahasiswa.
Abdullah Sani mengatakan sosialisasi ini program rutin Diskominfo sejak 2012 itu, bertujuan memberikan informasi tentang penggunaan internet secara benar dan sehat, yang merupakan tanggung jawab Diskominfo sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim.
Sementara itu, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fisipol Unmul, Hamdan  mengatakan menyambut gembira program seperti itu. Sebab, selain menambah ilmu tentang penggunaan internet secara benar dan sehat, kegiatan semacam itu memberikan kesempatan bagi mahasiswa memperoleh layanan internet gratis.
“Pengadaan internet di kampus memang sangat dibutuhkan untuk membantu mahasiswa melaksanakan tugas yang memang tidak luput dari pemanfaatan intenet. Apalagi bagi mahasiswa ilmu komunikasi yang memang lebih banyak mempelajari tentang profesi kehumasan dan jurnalistik yang sangat membutuhkan akses layanan telekomunikasi, khususnya telepon dan internet,” ujarnya.(jaya/hmsprov).
 

Berita Terkait
Government Public Relation