Disperindagkop Kaltim dan NTB Jalin Kerjasama

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim Ir. Fuad Asaddin dan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB Hj Putu Selly Andayani menandatagani naska komitmen bersama bidang perdagangan, yang disaksikan Ketua Dekranasda Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor dan Ketua Dekranasda NTB Hj Niken Saptarini Zulkifli Ma

MATARAM - Guna peningkatan daya saing produk unggulan daerah dan perluasan akses  jaringan pemasaran produk antar daerah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan  UMKM Provinsi Kaltim melakukan komitmen bersama dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penandatanganan naskah komitmen bersama bidang perdagangan dilakukan Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltim Fuad Asaddin dengan Kadisdag NTB Hj Putu Selly Andayani disaksikan Ketua Dekranasda Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor dan Ketua Dekranasda NTB Hj Niken Saptarini Zulkifli Mansyah, pada acara Gebyar UKM Kaltim, di Bumi Gora NTB, yang digelar di Lombok Epecentrum Mal Mataram, Sabtu (2/11/2019). 

Fuad Asaddin mengatakan komitmen bersama ini merupakan kerjasama dalam pemasaran produk unggulan daerah. Guna peningkatan daya saing produk dan perluasan jaringan antar provinsi. "Sehingga produk yang dihasilkan  para pelaku UKM maupun koperasi dapat berkompetensi di pasar global," kata Fuad Asaddin.

Dengan penandatanganan komitmen bersama ini, lanjut Fuad upaya membuka akses pemasaran  produk unggulan UKM maupun produk hilirisasi dari berbagai potensi di Kaltim.

"Ini upaya kita untuk mewujudkan apa  yang  menjadi kebijakan visi berani untuk Kaltim berdaulat. Yaitu berdaulat dalam  pemberdayaan ekonomi  wilayah dan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan," tandasnya.

Fuad mengakui ingin mencontoh NTB serta daerah-daerah lainnya yang telah maju dalam pemasaran produk unggulan para pelaku UMK dan koperasi. Sesuai dengan potensi yang dimiliki, termasuk sumber daya alam, seni budaya serta potensi lainnya.

"Banyak potensi Kaltim belum tergali secara maksimal. Sebab masih terkendala yang kini terus kami benahi, termasuk sumber daya manusia (SDM). Karenanya secara bertahap bagaimana semua potensi bisa digali dan dikelola secara maksimal, sehingga bisa mencontoh NTB yang sudah go internasional," ungkap Fuad Asaddin.

Sementara Hj Putu Selly Andayani mengatakan penandatanganan kerjasama dengan Disperindahkop Kaltim merupakam salah satu usaha untuk meningkatkan produktivitas  kerajinan masing-masing daerah. Sehingga bisa mengenalkan produk-produk  unggulan kepada masyarakat NTB maupun Kaltim yang kaya akan kearifan lokal.

"Kerjasama dengan Kaltim merupakan salah satu misi Dekranasda NTB untuk meningkatkan kuantitas kerajinan masyarakat NTB. Semetara visinya adalah wmitra membangun kesejahteraan masyarakat dan pengrajin," kata Putu Selly Andayani.

Ditambahkan, saat ini 10 kabupaten/kota dimiliki NTB juga sedang bergeliat membangkitkan produk kearifan lokal pasca gempa bumi yang melanda bumi Gora pada tahun 2018  lalu, salah satunya melalui kerjasama di bidang perdagangan.

"Kita harapkan sinergitas dan kerjasama perdagangan dapat meningkat akses maupun promosi hasil produk unggulan kedua belah pihak, sehingga memiliki  daya saing didalam maupun diluar negeri," ujar Selly.(mar/her/yans/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation