DKP3A Optimalisasi Sinergitas P2TP2A

SAMARINDA – Selama ini Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim telah membangun komunikasi dan koordinasi yang sinergis dengan mitra kerja dalam pelayanan bagi perempuan dan anak korban tindak kekerasan di Kaltim. Hal itu diakui Kepala DKP3A Kaltim Hj Halda Arsyad pada Advokasi Mitra Kerja Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kantor DKP3A Kaltim, pekan lalu.

Menurut dia, Pusat Pelayanan Terpadu Permberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kaltim merupakan salah satu mitra strategisnya dalam pelayanan korban kekerasan di daerah. “P2TP2A Odah Etam Kaltim menjadi mitra strategis kita dalam memberikan pelayanan kepada perempuan dan anak bagi korban kekerasan di daerah,” katanya.

Lembaga yang dibentuk melalui SK Gubernur Kaltim pada 30 Juni 2009 selain memberikan pelayana  juga mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

Khususnya keadilan gender yang berbasis pada pemberdayaan perempuan dan anak secara preventif, kuratif, rehabilitatif dan promotif. Kedepan ujarnya, diperlukan layanan ide3al dalam perlindungan perempuan dan anak guna penataan kelembagaan yang bertanggungjawab berbasis pemerintah.

Bentuknya ungkap Halda, dapat berupa unit pelaksana teknis dinas (UPTD) di daerah agar lebih menjamin kepastian perlindungan bagi perempaun dan anak (PPA).

Dimana, UPTD itu nantinya bertugas melaksanakan sebagian tugas DKP3A dalam memberikan layanan langsung kepada masyarakat (perempuan dan anak).

Layanan yang diberikan kepada korban kekerasan diantaranya layanan konsultasi, pengaduan, pendampingan, perlindungan khusus dan layanan mediasi. “Terbentuknya UPTD ini tentu akan memberikan ruang fokus bagi pemerintah dalam pelayanan korban kekerasan bersama mitra strategis agar lebih optimal,” ungkapnya.(yans/sul/ri/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation