Dorong Percepatan Terwujudnya Jalan Trans Kalimantan

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak mengatakan salah satu impian besar yang terus diperjuangkan seluruh Gubernur di Pulau Kalimantan, adalah terwujudnya jalan Trans Kalimantan yang menghubungkan Kalbar, Kalteng, Kalsel dan Kaltim hingga ke Kaltara sebagai daerah pemekaran baru.

Namun, menurut dia hal itu sulit terwujud dan hingga kini masih jauh dari harapan. Padahal seperti diketahui, Pulau Jawa sudah terhubung dari ujung barat sampai ke ujung timur di masa penjajahan Inggris dan Belanda, sedangkan kini sudah lebih 68 tahun merdeka, Trans Kalimantan belum juga tuntas.

Provinsi di Kalimantan, lanjut Awang Faroek, melalui Forum Kerjasama Revitalisasi Percepatan Pembangunan Regional Kalimantan (FKRP2RK) terus berupaya untuk mewujudkan interkonektivitas di Kalimantan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian Gubernur se Kalimantan terhadap masyarakat Kalimantan.

“Gubernur se Kalimantan terus berusaha mengetuk hati pemerintah pusat untuk menunjukkan komitmennya agar trans Kalimantan segera terwujud. Pemprov Kaltim sendiri tidak mau terus-menerus dihimpit oleh persoalan infrastruktur ini, dan permasalahannya harus  segera dituntaskan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi,” jelasnya.

Jalan Trans Kalimantan yang tidak kunjung terhubung memang menjadi permasalahan, khususnya bagi masyarakat Kaltim. Karena jalan yang menjadi kewenangan negara tersebut kondisinya masih belum memadai, sedangkan jalan tersebut menghubungkan kabupaten/kota di Kaltim.

“Kita ingin seluruh masyarakat Kaltim merasakan dampak dari pembangunan secara adil dan merata. Termasuk untuk pembangunan jalan Trans Kalimantan harus segera dituntaskan, karena selama ini menjadi urat nadi perekonomian dan distribusi arus barang dan jasa masyarakat,” ucapnya.

Gubernur berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat, khususnya dalam hal pendanaan yang selama ini menjadi permasalahan utama dalam upaya pembangunan dan peningkatan jalan Trans Kalimantan.

“Memang dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan dalam hal alokasi anggaran dari pusat untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kaltim, namun jumlah tersebut juga masih kurang untuk mendanai peningkatan maupun pemeliharaan jalan nasional yang panjangnya sekitar 2.118 kilometer,” urainya. (her/hmsprov)

///FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah utara Kaltim untuk meninjau kondisi jalan Trans Kalimantan di daerah ini.(dok/humasprov kaltim)

Berita Terkait