Gateball Kaltim Berkembang Pesat

Pengukuhan Pergatsi Kaltim

BALIKPAPAN - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB Pergatsi), Djoko Kirmanto mengakui,  meski terbilang cabang olahraga baru, namun gateball ternyata mulai  disukai masyarakat di Tanah Air, tidak terkecuali di Kaltim. Hal ini mudah dilihat dari lahirnya komunitas-komunitas gateball di berbagai daerah.

"Seiring berkembangnya olahraga gateball ini, diperlukan organisasi yang dapat bekerja profesional untuk lebih mensosialisasikan dan mengembangkan  olahraga gateball di Tanah Air," kata Djoko Kirmanto usai mengukuhkan Pengurus Pergatsi Kaltim periode 2014-2018 di Balikpapan, Kamis (10/4) malam.  

Djoko Kirmanto yang juga Menteri Pekerjaan Umum (PU) itu menuturkan, Pergatsi Kaltim merupakan pengurus yang kesembilan yang telah dilantik. Sejumlah daerah lain, saat ini masih menunggu giliran untuk dilantik. Menurut dia, hal ini menandakan olahraga ini semakin maju dan berkembang. 

Tumbuhnya komunitas gateball secara sporadis menurut Djoko Kirmanto memerlukan peran Pergatsi untuk memfasilitasi dan mengembangkan olah raga tersebut agar dapat menjadi cabang yang lebih maju dan berorientasi pada prestasi. Dia  berharap kepada para pengurus Pergatsi Kaltim agar dapat melahirkan tim juara dan para pemain gateball yang tangguh.

Djoko menjelaskan, gateball dapat dimainkan oleh siapa saja tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Dimainkan di lapangan berukuran panjang antara 20-25 meter dan lebar antara 15-20 meter. Setiap arena memiliki tiga pintu gerbang dan tiang gawang. 

Gateball  dimainkan dua tim dengan pemain masing-masing lima orang. Setiap pemain memiliki bola yang diberi nomor sesuai pesanan mereka. Bola bernomor ganjil berwarna merah dan bola genap berwarna putih.

"Permainan gateball berlangsung 30 menit dan pemenangnya adalah tim dengan poin terbanyak. Olahragra ini memerlukan kesabaran dan kecermatan," ujarnya.

Djoko Kirmanto optimis gateball di Kaltim akan berkembang pesat, karena memiliki gubernur sebagai pelindung organisasi yang memiliki komitmen tinggi dan visioner. 

"Dengan dukungan gubernur, saya optimis gateball di Kaltim akan berkembang dan berprestasi," ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak  menyambut baik kehadiran pengurus Pergatsi Kaltim periode 2014-2018.  Dia berharap para pengurus untuk segera menyiapkan program kerja agar cabang tersebut lebih dikenal dan digemari masyarakat di Bumi Etam ini. Tidak hanya itu, dirinya juga meminta agar gateball Kaltim mampu berprestasi di tingkat nasional.  

     Meski terbilang baru, di Kaltim olahraga ini kian diminati, baik oleh laki-laki maupun perempuan. Perkembangan ini tentu sangat menggembirakan, karena masuknya olahraga gateball dalam naungan organisasi KONI menjadikan olahraga ini berpeluang untuk dipertandingkan dalam Pekan Olah raga Nasional (PON).

Untuk itu, tidak ada alasan bagi Pergatsi Kaltim untuk tidak turut mengembangkan dan terus memasyarakatkan olahraga ini termasuk pada lingkungan pemerintah di seluruh SKPD.

Gubernur berharap terbentuknya kepengurusan Pergatsi  Kaltim periode 2014 – 2018  menjadi momentum bersejarah bagi perkembangan olahraga gateball di Kaltim.

"Pemprov Kaltim menyadari, untuk mencapai prestasi puncak dengan target tertentu merupakan hal yang tidak mudah. Perlu latihan keras dan dana yang tidak sedikit, pengorbanan dan dedikasi yang tinggi dari para pembinanya. Harus ada partisipasi semua pihak untuk kemajuan olahraga ini," pesan gubernur. Diakhir acara Gubernur Awang Faroek Ishak didaulat  untuk melakukan pukulan pertama pertanda pengurus PB Pergatsi resmi dikukuhkan. (sar/sul/es/hmsprov).

/////FOTO :  Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memukul bola dalam permainan Gateball yang disaksikan PB Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi), Djoko Kirmanto usai pelantikan pengurus Pergatsi Kaltim.((fajar/humasprov kaltim)

 

Berita Terkait
Government Public Relation