Gubernur: Antisipasi Konflik Secara Cepat Tepat dan Tegas

Rakor Kominda Kaltim 2013


SAMARINDA – Kondisi keamanan Kaltim yang tetap kondusif  tercipta berkat kerja sama yang baik antara pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat. Kondisi ini harus terus dipertahankan dengan peningkatan kewaspadaan agar potensi konflik bisa diredam secara lebih dini.      

        
“Pemerintah daerah bersama jajaran TNI/Polri selalu merespon dengan cepat, tepat dan tegas dalam menyelesaikan secara damai semua permasalahan di masyarakat yang berpotensi menimbulkan konflik sosial,” ujar Gubernur  Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Rapat Koordinasi Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) 2013 di Pendopo Lamin Etam, Kamis (21/2).


Namun lanjut Awang, respon yang cepat dan tepat ini dapat dilaksanakan apabila komunikasi antarpihak dilakukan secara intensif. Selain mengandalkan seluruh tingkatan aparatur pemerintahan mulai tingkat paling bawah desa/kelurahan dan camat,  dukungan optimal aparat keamanan juga sangat diperlukan.


Selama  ini berbagai permasalahan yang mengarah pada terjadinya konflik sosial, selalu  dapat dicegah dan diantisipasi secara cepat, tepat dan tegas berkat dukungan TNI/Polri hingga di jajaran paling bawah melalui komunikasi informasi yang cepat.


Melalui komunikasi dan informasi yang dilakukan secara intensif dan ditindaklanjuti dengan tindakan cepat dan tepat serta kesigapan semua pihak maka  konflik yang lebih meluas selalu dapat dicegah. 


“Saya berterimakasih kepada TNI dan Polri yang selama ini tetap solid dan mendukung penuh penanganan permasalahan yang terjadi di masyarakat Kaltim dan selalu berkomunikasi dengan pemerintah guna pencegahan dini terjadinya konflik di daerah,” kata gubernur.  


Selain itu, tidak kalah pentingnya peran para Bupati dan Walikota selaku Ketua Tim Terpadu tingkat daerah agar segera menyusun rencana aksi terpadu penanganan gangguan keamanan di daerahnya dengan berpedoman pada rencana aksi terpadu nasional.


Para bupati dan wali kota harus mengkoordinasikan pelaksanaan peningkatan efektivitas penanganan gangguan keamanan di daerahnya.  Selain itu, mereka pun harus bekerja keras  menciptakan keamanan dengan keterlibatan masyarakat sesuai dengan peranan dan tanggung jawab masing-masing.


“Saya sudah pegang nomor telpon seluruh Kapolres dan Komandan Kodim serta para camat. Tolong koordinasi dan komunikasi terus dengan saya dan jangan segan-segan telpon saya kapan saja. Ini penting agar kita bisa tetap bersama-sama menjaga kondusifitas daerah ini,” ujar Awang.


Dengan begitu, kondisi daerah akan selalu terpantau dan jangan menunggu permasalahan muncul baru bertindak. Upaya pencegahan harus lebih diutamakan.


“Di sinilah peran dan kepedulian serta kebersamaan kita perlu terus ditumbuhkan,” harap Awang Faroek.


Rakor Kominda Diperluas se-Kaltim 2013 dihadiri Direktur Wilayah Sumatera Kalimantan Badan Intelijen Negara (BIN) Brigjen Pol Darjat T dan Kepala BIN Daerah Kaltim Brigjen Soedarno serta Direktur Jenderal Kesbangpol Kemendagri Mayjen (Purn) A Tanribali L.


Hadir pula dalam kesempatan itu, Panglima Daerah Militer VI Mulawarman Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, Kepala Kepolisian Daerah Kaltim Irjen Pol Anas Yusuf, Kajati Kaltim, Ketua Pengadilan Tinggi Kaltim dan  Ketua DPRD Kaltim.


Tampak hadir kepala daerah se-Kaltim diantaranya Walikota Tarakan H Udin Hianggio dan Walikota Bontang H Adi Dharma serta Bupati Berau H Makmur HAPK, Bupati Bulungan H Budiman Arifin serta Wakil Bupati Kutai Barat Didik Effendi. (yans/hmsprov).

////Foto : Gubernur  Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak menyampaikan pengarahan pada Rapat Koordinasi Komunitas Intelejen Daerah (Kominda) 2013.(johan/humasprov kaltim)
 

Berita Terkait