Gubernur Buka Pameran Pembangunan dan Expo

 Peserta Lebih Banyak dari Tahun Lalu.

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, Jumat (22/8) membuka Pameran Pembangunan dan Expo ke-6 2014 di Stadion Madya Sempaja Samarinda. Kegiatan yang berlangsung hingga 26 Agustus 2014 itu diikuti 202 stand.

Kepala Badan Perijinan dan Penanaman Modal Daerah (BPPMD) Kaltim Diddy Rusdiansyah mengatakan tahun ini pameran pembangunan dan Expo Kaltim diikuti 202 stand pameran dan expo. Jumlah tersebut lebih banyak dari jumlah tahun lalu yang hanya 170 stand. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-69 di Kaltim dan setiap tahun dilaksanakan.

“Semua stand terisi penuh. Peserta diikuti seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim, instansi vertikal dan sejumlah perusahaan daerah di Kaltim, perbankan, UMKM serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kaltim. Bahkan, dari 202 stand 65 stand diisi para pelaku UMKM di Kaltim. Semoga dengan kegiatan ini masyarakat dapat mengetahui program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah serta mengetahui perkembangan pembangunan yang telah dilakukan pemerintah,” jelasnya.

Dalam sambutannya pada pembukaan pameran pembangunan dan Kaltim Expo Gubernur menginstruksikan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kaltim yang mengikuti pameran agar dapat menyampaikan informasi secara transparan.

Menurut Gubernur, pameran ini hendaknya bisa dimanfaatkan sebagai media pertanggungjawaban pemerintah kepada masyarakat, untuk menginformasikan program apa saja yang sudah dilaksanakan. 

“Saya tidak senang, jika SKPD hanya memajang angka total, tanpa rincian. Harus dirinci satu persatu. Saya sangat senang jika ada SKPD yang melaporkan informasi secara rinci. Kita harus transparan kepada masyarakat, salah satunya melalui pameran ini” kata Awang Faroek Ishak.

Melalui kegiatan ini, informasi tentang data-data proyek pembangunan yang menggunakan APBD maupun APBN harus disampaikan secara transparan kepada masyarakat. Termasuk data-data proyek pembangunan harus disampaikan secara jelas.

“Semua data proyek pembangunan bukan lagi merupakan rahasia umum masing-masing SKPD. Apalagi, Kaltim telah mendapatkan prestasi tentang keterbukaan informasi publik, peringkat pertama se-Indonesia. Jadi saya minta agar informasi proyek pembangunan disampaikan secara rinci kepada masyarakat di pameran ini,” tegas Awang.

Gubernur menegaskan siap menilai dan akan mengirim tim untuk menilai SKPD yang menyampaikan informasi dengan jelas secara transparan di pameran tersebut. Sehingga, melalui pameran tersebut menjadi momentum pertanggungjawaban pemerintah daerah kepada masyarakat. (jay/sul/hmsprov)

//Foto: Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak memukul gong tanda dimulai pembukaan pameran pembangunan dan expo Kaltim 2014 di Kompleks Stadion Madya Sempaja Samarinda, Jumat (22/8).(fajar/humasprov kaltim).

 

Berita Terkait
Government Public Relation