Gubernur : Daerah Harus Optimalkan Lahan Pertanian

Gubernur H Isran Noor memberi arahan pada Rakorsin PTPH. (humasprov kaltim)

BALIKPAPAN - Guna mendukung dan mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Kaltim, Gubernur Kaltim H  Isran Noor mengharapkan kepada seluruh daerah untuk mengoptimalkan lahan pertaniannya, sehingga hasilnya dapat meningkatkan produksi padi yang muaranya dapat meningkatkan kesejahteraan para petani. 

"Selain membuka pencetakan sawah yang baru, lahan yang ada harus dioptimalkan, sehingga hasilnya dapat meningkatkan produtifitas padi, dengan begitu para petani pendapatnnya akan meningkat dengan begitu kesejahteraannya juga akan terangkat," kata Isran Noor saat membuka Rapat koordinasi dan sinkronisasi (Rakorsin) pembangunan pangan, tanaman pangan dan holtikultura se-Kaltim tahun 2019, yang digelar di Hotel Horison Sagita Balikpapan, Kamis (28/2/2019).  

Isran Noor mengatakan, peningkatan produksi pangan merupakan salah satu isu nasional dan menjadi visi rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJMD) Provinsi Kaltim 2018-2023 yaitu “Berani untuk Kaltim yang berdaulat”.

Salah satu dari misi dari penjabaran visi RPJMD Kaltim, lanjut Isran Noor adalah berdaulat dalam pemberdayaan ekonomi wilayah dan ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. 

" Disinila dinas pangan, tanaman pangan dan holtikultura dapat memainkan perannya, bukan saja meningkatkan produksi, tetapi juga hasil produksi pertanian di Kaltim untuk lima tahun kedepan," ujar Isran Noor. 

Ditambahkan, Pemprov Kaltim melalui dinas terkait terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas padi, baik dengan membuka percetakan lahan sawah yang baru, memberikan bantuan bibit unggul, pupuk maupun hand tracktor, semua itu sebagai upaya membantu para petani dalam peningkatan produksi hasil panen padinya.

Isran Noor juga mengharapkan kerjasama baik pemerintah, swasta dan petani untuk mengembangkan lahan maupun produksi padi yang akan dihasilkan, karena dengan kerjasama yang dilakukan tentu pekerjaan para petani akan semakin ringan, sehingga lahan yang ada bisa diotimalkan.

"Oleh karena itu, kami mengharapkan baik pemerintah, swasta khususnya perusahaan-perusahaan yang beroperasi yang ada lahan pertaniannya, bisa berkoloborasi dalam peningkatan produktifitas lahan pertanian, melalui corporate sosial responsibilty (CSR) perusahaan, sehingga dengan meningkatnyaa produksi padi yang dihasilkan tentu dampaknya pada peningkatan kesejahteraan para petani itu sendiri," papar Isran Noor. (mar/ri/fat/humasprov kaltim)

Berita Terkait