Gubernur Minta Bupati/Walikota Introspeksi Diri

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak meminta agar bupati dan walikota yang mengalami penurunan dalam raihan panji-panji keberhasilan pembangunan tahun ini,  agar melakukan introspeksi diri. 

Introspeksi sangat diperlukan agar kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan pemerintah kabupaten/kota semakin baik. Pasalnya, penghargaan diberikan dengan memperhitungkan pelaksanaan program pembangunan di masing-masing SKPD.

 

“Bagi yang menurun, saya minta untuk segera lakukan introspeksi diri. Bagi yang berhasil, saya ucapkan selamat,” kata Awang Faroek Ishak di Pendopo Lamin Etam, Selasa (12/1).

Penilaian panji-panji keberhasilan pembangunan dilakukan sangat objektif  oleh masing-masing SKPD Pemprov Kaltim. Proses penilaian juga melibatkan akademisi dari  sejumlah perguruan tinggi di Kaltim.

Awang percaya dengan hasil penilaian dari tim penilai panji-panji keberhasilan yang turun ke lapangan. Sehingga tidak ada keraguan untuk memberikan penghargaan tersebut. Selain itu, bagi ibukota provinsi yang hanya meraih tiga  panji keberhasilan diharapkan menjadi koreksi dari jajaran Pemerintah Kota Samarinda.

“Karena SKPD yang dinilai, maka seluruh SKPD di lingkungan pemerintah kabupaten/kota harus berlomba-lomba meningkatkan kinerja mereka,” jelasnya.

Penghargaan panji keberhasilan pembangunan diberikan kepada kabupaten/kota berprestasi. Kota Balikpapan mendominasi raihan penghargaan dengan 17 panji keberhasilan, Kutai Kartanegara 14 panji keberhasilan, Bontang dan Berau masing-masing enam  panji keberhasilan, Samarinda tiga panji keberhasilan, Paser tiga panji keberhasilan, Kutai Timur dua panji keberhasilan dan Penajam Paser Utara (PPU) satu  panji keberhasilan. (jay/sul/es/adv)

Berita Terkait