Habitat Pesut Harus Terus Dilestarikan

Peningkatan Perbaikan Lingkungan di Hulu Mahakam

SAMARINDA- Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim H Riza Indra Riadi berharap keberadaan habitat Pesut Mahakam dapat terus dilestarikan. Seiring ditingkatkan perbaikan lingkungan di wilayah hulu mahakam.

Karena, keberadaan pesut mahakam saat ini mulai berkurang yang disebabkan adanya kerusakan lingkungan. Akibatnya, perairan sungai mahakam mengalami kedangkalan, sehingga populasi keberadaan satwa yang dilindungi tersebut terus berkurang.

“Kami berharap ke depan ada perbaikan-perbaikan lingkungan di wilayah Hulu Mahakam terus ditingkatkan, sehingga habitat Pesut Mahakam yang berada di danau maupun perairan Sungai Mahakam tidak punah,” kata Riza Indra Riadi ketika dikonfirmasi di Samarinda, Kamis (13/3).

Menurut dia, berkurangnya habitat tersebut juga karena adanya pencemaran-pencemaran yang dilakukan masing-masing perusahaan, baik perkebunan dan pertambangan di wilayah Hulu Mahakam. Misal, adanya pembukaan lahan yang tidak teratur dan penambangan yang tidak sesuai dengan Amdal.

Apalagi, pesut merupakan bagian dari keanekaragaman hayati yang perlu dilindungi dan merupakan satwa langka di dunia. “Yang jelas, keberadaan Pesut Mahakam masih ada di Hulu Mahakam, bahkan di pesisir sungai di Balikpapan yang terhubung dengan Sungai Mahakam juga ada,” jelasnya.

Dia mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten yang memiliki wilayah Pesisir Sungai Mahakam dapat memperhatikan lingkungan di daerah tersebut, dengan cara tidak melakukan pencemaran dan pengerusakan lingkungan, sehingga habitat pesut terus berkembang biak dan banyak.

Sementara itu, Peneliti dan Koordinator Program Ilmiah Yayasan Konservasi Rare Aquatic Speciesof Indonesia (Rasi) Kaltim Danielle Kreb mengatakan sesuai survey Yayasan Rasi 2012, habitat pesut mahakam diperkirakan mencapai 90 ekor. Penyebaran populasi terkini terbanyak di Kutai Kartanegara, yakni di Sungai Mahakam di antara Pesisir Muara Kaman dan Muara Muntai.

Sedangkan untuk anak sungai, keberadaan habitat tersebut berada di Sungai Kedang Rantau hingga Tunjung, Kedang Kepala hingga Siran, Belayan hingga Muhuran, Pela, Danau Semayang. Jika air pasang tinggi, keberadaan tersebut bisa berada di Danau Melintang Kutai Kartanegara.

Dari pantauan Humas dan Protokol Setprov Kaltim baru-baru ini, keberadaan Pesut Mahakam tampak timbul di Pesisir Sungai Mahakam di wilayah Muara Muntai Kutai Kartanegara.(jay/hmsprov).

//Foto: Pesut Mahakam tampak timbul dipermukaan Pesisir Sungai Mahakam di Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara. (norjaya/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation