Hadi : Bukan Sekadar Lomba, Tapi Syiar Islam


PADANG - Rasa itu membaur dan campur aduk jadi satu, bangga, haru dan bahagia. Di kala, kafilah Kalimantan Timur mampu menoreh prestasi di ajang bergengsi tingkat nasional.

 

Itulah yang dirasakan Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi yang hadir dan menyaksikan 10 pemenang asal Benua Etam menerima penghargaan pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVIII di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar 12-21 November 2020. 

 

Hadi datang bersama istri, Hj Erni Makmur pada penutupan MTQ Nasional XXVIII di provinsi yang terkenal dengan Rumah Gadangnya itu.

 

Sekaligus menyampaikan dukungan pemerintah dan seluruh rakyat Kalimantan Timur atas prestasi yang telah direbut kafilah Benua Etam.

 

"Alhamdulillah, selamat berjaya buat pembawa syiar Islam. Mereka ini adalah generasi Qur'ani," ungkap Hadi penuh bahagia.

 

Bagi mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, juara bukan utama tapi terpenting syiar Islam terus bergema dan menggaung di Indonesia, terlebih setelah kembali ke daerah masing-masing.

 

"MTQ menjadi ajang kebanggaan umat Islam. Dan Kaltim pernah tuan rumah tahun 1976 dan meraih juara. Bahkan utusan kita (HM Ali Yusni dan Hj Kustaniah) mampu meraih juara internasional," jelas Hadi lagi.

 

Namun MTQ lanjutnya, bukan semata berlomba dan meraih juara. Tapi, even silaturahmi sekaligus ajang menumbuhkembangkan kecintaan, pemahaman dan pengamalan kitab suci Al Qur'an bagi generasi muda.

 

"Mereka-mereka ini luar biasa, para penghafal Qur'an (tahfidz), qori dan qoriah mendatangkan berkah dan rahmat dari Allah SWT kepada daerah dan masyarakat Kaltim," ujarnya.

 

Karenanya harus disadari para pemimpin, pemerintah dan masyarakat,  bahwa mendukung para tahfidz/qori/qoriah maka sama halnya dengan mendukung turunnya kasih sayang, keberkahan dan keridhoan Allah SWT bagi Kaltim.

 

"Apapun yang mereka lakukan, pastilah untuk kebaikan Kaltim," pungkasnya.

 

Tidak lupa, Wagub mengingatkan sesuai komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim akan memberikan bonus bagi juara MTQ. Untuk juara satu senilai Rp100 juta, juara kedua Rp50 juta , juara ketiga Rp25 juta, juara harapan I, II dan III masing-masing Rp20 juta, Rp15 juta dan Rp10 juta.(yans/sdn/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait