Hari Ini Gubernur Tampil di RRI dan TVRI Nasional

Paparkan Pembangunan MP3EI Kaltim dan Konektivitas Koridor Kalimantan

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dijadwalkan menjadi nara sumber dalam dialog interaktif di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Nasional dan Televisi Republik Indonesia (TVRI) Nasional pada Rabu, 17 April 2013.
"Gubernur bersama Kepala Bappeda Kaltim, Rusmadi, akan menjadi nara sumber dalam dialog interaktif dengan tema Pelaksanaan Program MP3EI di Wilayah Kaltim yang dijadwalkan pada Rabu, 17 April 2013, pukul 17.00 s/d 18.00 WIB bertempat di Stasiun RRI Nasional, Jalan Merdeka Barat, Jakarta," jelas Kepala Biro Humas dan Protokol Setprov Kaltim, S Adiyat, Selasa (16/4).
Setelah itu, lanjut Adiyat, di hari yang sama Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak bersama tiga gubernur lainnya di Kalimantan, yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat akan menjadi nara sumber dalam dialog langsung di Stasiun TVRI Nasional, Jalan Senayan Jakarta, pada pukul 20.00 s/d 21.00 WIB.
"Dialog di TVRI, empat gubernur Kalimantan akan membahas tentang percepatan penyelesaian konektivitas dan pemenuhan energi Koridor 3 Kalimantan," ujarnya.
Adiyat mengungkapkan hingga saat ini pelaksanaan program pembangunan MP3EI di wilayah Kaltim berjalan sinergis dengan program Pemprov maupun kabupaten/kota.     Beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang masuk dalam program MP3EI di daerah berjalan dengan baik. Diantaranya, proyek pembangunan dan pengembangan Bandara Sepinggan Balikpapan, pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) dan Jembatan Pulau Balang.
Selain itu, pengembangan tujuh kawasan industri di Kaltim, yakni Kawasan Industri Kariangau (KIK) di Balikpapan, Kawasan Industri dan Jasa di Samarinda, Kawasan Industri Gas dan Kondensat di Bontang.
Selanjutnya, Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy Kutai Timur yang berbasis oleochemical dan pertanian, Kawasan Industri Pariwisata di Berau, Kawasan Delta Kayan Food Estate di Bulungan dan Kawasan Strategis Nasional di perbatasan.
"Seperti disampaikan Gubernur, Pemprov akan terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, berupa sandang, pangan dan papan, termasuk infrastruktur penunjang, yakni jalan dan jembatan, Bandara dan pelabuhan, air bersih, kelistrikan dan lainnya yang saling bersinergi dengan pengembangan kawasan industri di daerah, sehingga terciptanya konektivitas yang memacu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat Kaltim," urainya. (her/hmsprov).

////Foto :Presiden Susilo Dr H Bambang Yudhoyono bersama Gubernur Kaltim, Dr H Awang Faroek Ishak, pada peresmian Pelabuhan Kariangau yang merupakan salah satu proyek MP3EI di  daerah ini. (doc.humasprov kaltim)



 

Berita Terkait