Hasilkkan PAD Rp1 Miliar Pertahun

 Dishub Kaltim Kelola Sisi Darat  Feri Kariangau

 

SAMARINDA - Pengelolaan pelabuhan penyeberangan  Feri Kariangau Balikpapan ke PPU  yang selama ini dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdar Kemenhub) diambil alih  Pemprov Kaltim melalui Dinas Perhubungan  Kaltim, khususnya untuk sisi darat  yang dimulai pada Maret tahun ini.

“Selama ini Pemprov Kaltim tidak mendapat apa-apa padahal pengelolaan sisi darat  cukup besar. Dengan peralihan pengelolaan ini, Pemprov akan mendapat sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) .sekitar Rp1 milliar  pertahun,” kata Kepala Bidang Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kaltim,  Murjani saat mendampinggi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim,  HM Zairin Zain  di ruang kerjanya, Senin (28/1).

Dijelaskan, pengelolaan yang diambil alih hanya sisi darat. Sementara, pengelolaan untuk sisi laut masih ditangani pusat. Pengelolaan yang diambil alih, meliputi  18 kios pedagang, pengelolaan air bersih, pengelolaan kantor, parkir kendaraan juga tiket masuk maupun asuransi.

Pengelolaaan sisi darat  diserahkan ke Pemprov Kaltim,  karena aset yang ada merupakan milik Pemprov Kaltim yang dibangun dari dana APBD Kaltim sejak pertamakali dibangun pada 2002.

Keinginan Pemprov meminta  pengelolaan Pelabuhan Kariangau di Balikpapan muncul setelah meneliti berkas, yang ternyata semua fasilitas sisi darat di pelabuhan itu adalah milik Pemprov Kaltim.

Penyerahan pengelolaan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelabuhan Kariangau ke Dishub Kaltim sudah pernah dilakukan pada 2002, tepatnya saat Menteri Perhubungan masih dijabat Agum Gumelar.

Namun tidak ditindak lanjuti, kemudian Pemprov Kaltim membuat surat ke pusat dan sekarang membuahkan hasil dengan pola kerjasama, yakni  pusat mengekelola sisi laut dan Pemprov Kaltim pada sisi darat.(sar/hmsprov).

Foto : Salah satu kapal ferry yang melayani penyeberangan Balikpapan – PPU.(dok/humasprov kaltim)

Berita Terkait
Government Public Relation