Hunian Hotel Anjlok Sampai 75 Persen

foto : Rosehan Anwar

SAMARINDA - Serangan masif Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sepekan terakhir langsung memberi dampak negatif pada bisnis perhotelan di Samarinda. Tingkat hunian  hotel bahkan anjlok hingga 75 persen. 

 

“Sangat berdampak. Penurunan (tingkat hunian) bahkan mencapai 75 persen,” kata Sando Hero, staf  Violand Hotel di Jalan Akhmad Yani Samarinda saat menerima Tim Biro Humas Setda Provinsi Kaltim, Selasa (24/3).

 

Kedatangan Tim Biro Humas Setda Provinsi Kaltim dalam rangka sosialisasi gerakan peduli pencegahan Covid-19 dengan mengusung tema "Bersama Kita Cegah Corona dengan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)". Sosialisasi disertai pembagian standing banner dan leflet berisi informasi tentang langkah-langkah pencegahan Covid-19.  

 

General Manager Royal Victoria Hotel, Akhmad Rizhan senada menyebutkan, tingkat hunian hotel mereka melorot hingga 30 persen. Bukan hanya tingkat hunian, sejumlah acara seminar, sosialisasi dan pelatihan yang sudah dijadwalkan, baik oleh pemerintah maupun swasta, terpaksa harus ditunda dan dibatalkan. Termasuk beberapa pemesanan sejumlah acara pernikahan. 

 

“Meski mengalami penurunan, tamu masih ada. Hanya beberapa rencana acara seminar, sosialisasi dan pernikahan yang harus dibatalkan,” kata Akhmad Rizhan.

 

Bukan hanya perhotelan, serangan Covid-19 juga mengancam para tenant (penyewa) pusat-pusat perbelanjaan. 

 

“Jauh sekali Pak. Mulai hari Minggu kemarin, pengunjung sudah sepi. Biasanya omset bisa Rp3 juta, kemarin cuma Rp150 ribu,” kata Rahma, penyewa stan yang berjualan busana muslim wanita di pusat perbelanjaan Giant di kawasan Perumahan Alaya. 

 

Sosialisasi Tim Biro Humas juga dilakukan ke sejumlah titik lain di Kota Samarinda. Selain pusat-pusat perbelanjaan, mall dan hotel, sosialisasi juga diarahkan ke pasar-pasar dan permukiman penduduk.(sul/her/yans/humasprovkaltim)

Berita Terkait