Ibrahim Pimpin Perhiptani Kaltim

SAMARINDA – Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kaltim, Ir H Ibrahim diberi mandat  untuk menjabat sebagai Ketua Pelaksana Tugas Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Perhimpunan Penyuluh Pertanian (Perhiptani) Kaltim menggantikan Ir. H. Isran Noor yang saat ini telah menjabat  sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perhiptani Indonesia.
“Penunjukan saya sebagai ketua pelaksana tugas ini hingga 2016. Setalah itu kita akan laksanakan pemilihan ketua yang devinitif,” jelas H. Ibrahim usai memimpin rapat bersama para pengurus DPD Perhiptani Kaltim di ruang rapat Kantor Dinas PTP, Jumat (24/5).
Dijelaskannya, Perhiptani adalah merupakan organisasi profesi penyuluh yang bersifat keilmuan, keahlian, persaudaraan, kemasyarakatan, kemandiri dan tidak berafiliasi dengan partai politik.
Perhiptani mengembangkan sistem penyuluhan pertanian yang produktif dan efisien bersama pemerintah dan masyarakat  serta menyebarluaskan ilmu dan teknolgi, metoda dan membina jiwa korsa dan profesionalisme jiwa penyuluh pertanian.
Dalam waktu dekat yaitu pada bulan Juni mendatang, direncanakan Perhiptani Kaltim akan melantik  Perhiptani cabang kabupaten/kota se Kaltim yang dilaksanakan di Samarinda.
Kegiatan ini diharapkan dihadiri oleh Gubernur Kaltim sebagai orang nomor satu yang sangat komitmen terhadap sekor pertanian dalam arti luas, untuk memotivasi kinerja para penyuluh se Kaltim.
Kinerja para penyuluh pertanian mendapat sorotan setelah banyak penyuluh pertanian berpindah profesi menjadi politikus dan profesi lainnya yang tidak sesuai dengan profesi awal mereka.
Perpindahan profesi ini disinyalir dapat menurunkan jiwa kors para penyuluh dan mengurangnya dukungan terhadap petani dalam memproduksi tanaman pangan di Kaltim.
Kegiatan ini juga akan dirangkai dengan kegiatan lain yaitu Workshop atau Seminar tentang revitalisasi penyuluh pertanian di Kaltim dengan pembicara dari Perhiptani, KTNA pusat dan Perguruan Tinggi di Kaltim.
“Kita ingin dengan berhimpunnya para penyuluh dalam Perhiptani ini akan menjadikan penyuluh professional  dan tidak ada nada-nada sumbang pada kinerja penyuluh ini,” ujarnya.(yul/hmsprov).
 

Berita Terkait
Government Public Relation