Isran Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kaltim Naik


SAMARINDA - Pengembangan sektor pariwisata dan pertanian dalam arti luas dipastikan mampu memacu pertumbuhan ekonomi Kaltim. Rasa optimis itu disampaikan Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor saat membuka Rapat Koordinasi  Bank Indonesia dan Lembaga Perbankan se-Kaltim 2019.

Menurut dia, saat ini beberapa kegiatan ekonomi di luar sektor pertambangan batu bara dan migas sudah berkembang dengan baik. "Saya yakin industri hilir dari komoditi pertanian dan industri pariwisata akan terus berkembang," kata Isran di Ruang Rapat Derawan Kantor Bank Indonesia Wilayah Kaltim, Selasa (26/2/2019).

Diakuinya, sektor pertambangan dan migas masih mendominasi PDRB namun pertanian dan pariwisata juga berkontribusi.

Karenanya, adanya Rakor Bank Indonesia bersama seluruh lembaga perbankan di Kaltim diharapkan mampu menyusun program guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. "Banyak potensi kita bahkan sangat besar. Bagaimana lembaga perbankan ikut mengoptimalkannya untuk memacu pertumbuhan ekonomi Kaltim," harap Isran. 

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Muhammad Nur mengemukakan ekonomi Kaltim 2018 tumbuh 5,14 persen. "Kinerja ekonomi Kaltim sejalan dengan perkiraan BI tetapi sedikit lebih rendah dari capaian nasional 5,18 persen," ujarnya.

Hadir  Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim Dwi Ariyanto, Direktur Syariah and Human Capital BPD Kaltimtara Hairuzzaman serta pimpinan lembaga perbankan se-Kaltim. (yans/sul/humasprov kaltim)

Berita Terkait