Kaltim Berharap PNPM Berlanjut
Terbukti Mampu Sejahterakan Rakyat
 
SAMARINDA-Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPM-PD) Kaltim HM Jauhar Efendi menilai Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) berjalan sangat sukses di Kaltim. Program nasional ini mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.  
“Yang jelas program ini akan kami evaluasi bersama dengan pemerintah kabupaten se-Kaltim dan Kaltara. Tujuannya, untuk mengantisipasi pada 2015 nanti, yang dikhawatirkan program tersebut tidak berlanjut, karena adanya pergantian pemimpin pemerintahan di Indonesia. Tetapi, informasi yang kami terima, Wakil Presiden Republik Indonesia H Boediono yakin program PNPM-MP akan berlanjut karena  terlaksana dengan baik di semua provinsi,” kata Jauhar Effendi, Jumat (20/9).  
Karena itu, dia berharap program ini terus dilanjutkan. Untuk itu, dukungan program ini oleh pemerintah kabupaten juga sangat diharapkan.  
Dukungan bisa dilakukan melalui sharing pendanaan dari pemerintah kabupaten. Contoh yang bisa diikuti adalah yang dilakukan Pemkab Kutai Timur (Kutim) melalui program penyediaan rumah rakyat. Program ini merupakan adopsi dari PNPM-MP.   
“Kutai Timur telah melaksanakan program tersebut secara mandiri, yakni melalui alokasi APBD mereka. Program yang dilaksanakan, yaitu dengan membangun rumah layak huni bagi rakyat miskin. Hebatnya lagi, 2013 mereka melibatkan perusahaan yang beraktivitas di daerah itu untuk melaksanakan program tersebut. Aokasi CSR yang diberikan bahkan mencapai Rp4 miliar,” jelasnya.  
Dari program yang dilaksanakan Pemkab Kutai Timur, Pemprov Kaltim berharap kabupaten yang lain dapat mencontoh, sehingga program yang sama dapat terlaksana dengan baik di masing-masing daerah.  Pemprov Kaltim juga telah memberikan bantuan stimulan guna mendukung program tersebut bagi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di masing-masing kabupaten yang telah berhasil meraih juara lomba UPK se Kaltim. 
“Kami berharap program lomba UPK ini dapat berlanjut, sehingga mendukung pengentasan kemiskinan dengan cara yang sama seperti program PNPM-MP di daerah,” jelasnya.  Sementara itu, Koordinator PNPM Kaltim Deddi Teguh Setiawan mengatakan, sesuai pelaksanaan program tersebut sejak 2003, ternyata program ini sangat mendukung pengentasan kemiskinan di daerah.  
Diharapkan program ini terus berlanjut dengan bentuk program yang sama atau dengan nama program yang lain. “Program pengentasan kemiskinan bukan hanya melalui PNPM saja, baik perdesaan maupun perkotaan. Yang jelas, ke depan Pemprov Kaltim akan memprogramkan hal yang sama, tetapi melalui alokasi APBD. Misal, pengembangan infrastruktur desa dan peningkatan pendidikan masyarakat desa. Mudah-mudahan DPRD menyetujui program tersebut,” jelasnya. (jay/hmsprov).
 
Berita Terkait
Government Public Relation