Kaltim Berhasil Tingkatkan Kesertaan KB
SAMARINDA – Kegiatan program nasional di Kaltim telah berhasil meningkatkan kesertaan masyarakat untuk mengikuti program KB dan menurunkan angka kelahiran (total fertility rate) per wanita melahirkan.
“Kesertaan berKB telah meningkat dari 12,49 persen menjadi 60,1 persen untuk semua cara dan 54,1 persen melalui cara modern. Sedangkan angka kelahiran total juga mengalami penurunan dari 4,99 per wanita melahirkan turun menjadi 2,8 per wanita pada 2012,” kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan KB Nasional Kaltim Jufri Yasin, Senin (29/7).
Menurut dia, guna mencapai prioritas kualitas sumber saya manusia maka salah satu fokus adalah revitalisasi pembangunan kependudukan dan program KB dengan sasaran TFR 2,36 per wanita pada tahun 2014 baik daerah maupun nasional.
Namun demikian, penurunan angka kelahiran harus disertai dengan peningkatan kesertaan berKB dan peningkatan kualitas pelayanan serta perluasan jangkauan pengarapan program KB.
Misalnya, Perwakilan BKKBN Kaltim telah melakukan kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja da Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim dan Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan Pedalaman dan Daerah Terpencil (BPKP2DT) Kaltim.
Bahkan untuk penyebarluasan infromasi program Kependudukan dan KB dilakukan kerjasama dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Samarinda dan mengoptimalkan kerjasama dengan seluruh SKPD KB kabupaten/kota se-Kaltim dan se-Kalimantan Utara.
“Hingga pertengahan 2013 ini kita telah mencapai peserta KB baru sebanyak 44.614 peserta atau 46,36 persen dari Kontrak Kinerja Provinsi (KKP) sebesar 96.234 peserta. Selain itu, memperoleh peserta KB aktif sebanyak 383.366 peserta atau 96,68 persen dari PPM (Perkiraan Permintaan Masyarakat) sebesar 396.520 peserta,” sebut Jufri Yasin.(yans/hmsprov)
 
Berita Terkait
Government Public Relation